Harga BBM Turun, Warga Harap Tarif Angkutan Juga Turun

share on:
Ilustrasi BBM - Jubi/IST
Ilustrasi BBM – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Seiring kebijakan pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar per 1 Januari 2015, warga Kota Jayapura berharap tarif angkutan umum juga diturunkan.

Salah seorang warga Perumnas I Kota Jayapura, Wellem, mengatakan Pemkot Jayapura harus segera membuat kebijakan menurunkan tarif angkutan umum. Organda dan para sopir angkutan umum juga harus punya kesadaran.

“Kalau pun pemerintah tak mengambil kebijakan menurunkan tarif angkutan, sopir yang harus menurunkan sendiri. Jangan hanya ketika BBM naik mereka menuntut kenaikan tarif,” kata Wellem kepada Jubi, Senin (5/1).

Hal yang sama dikatakan warga lainnya, Andreas. Turunnya harga BBM jenis premium dan solar perlu diikuti dengan turunnya tarif angkutan umum.

“Itu agar ada keadilan bagi para pengguna jasa angkutan umum. Masyarakat pengguna jasa angkutan umum tidak merasa dirugikan. Jangan sampai harga BBM turun, tapi tarif angkutan tidak turun. Itu kan berarti sopir untung dan pengguna jasa angkutan dirugikan,” ucap Andreas.

Padahal, lanjut dia, ketika harga BBM naik, para sopir ngotot menaikkan tarif. Bahkan sampai melakukan aksi mogok meminta pemerintah menaikkan tarif angkutan umum.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan harga baru BBM jenis premium dan solar berlaku per 1 Januari 2015 mulai pukul 00:00 WIB. Harga premium yang sebelumnya Rp 8.500 per liter, turun menjadi Rp 7.600. Sedangkan harga solar per liter yang sebelumnya Rp 7.500 menjadi Rp 7.250. (Arjuna Pademme)

 

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga BBM Turun, Warga Harap Tarif Angkutan Juga Turun