Kejar Ayub Waker, Polisi Tangkap 65 Warga Utikini, Tembagapura

share on:
Beberapa Warga Utikini saat diamankan pihak kepolisian saat penyisiran kelompok Ayub Waker di Kampung Utikini (Jubi/Istimewa)
Beberapa Warga Utikini saat diamankan pihak kepolisian saat penyisiran kelompok Ayub Waker di Kampung Utikini (Jubi/Istimewa)

Timika, Jubi – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Polisi Yotje Mende menegaskan, pihaknya akan mengejar Kelompok Bersenjata pimpinan Ayub Waker yang selama ini beroperasi di wilayah Tembagapura dan sekitarnya hidup atau mati. Terkait hal ini, kini Polisi telah mengamankan sekitar 65 warga Utikini untuk dimintai keterangan.

 

Kata dia, operasi pengejaran ini tidak memiliki batas waktu. Sampai kapan pun pihaknya akan tetap melakukan pengejaran, bahkan sampai ke neraka sekalipun.

“Saya ultimatum kepada kelompok Ayub Waker untuk segera menyerahkan diri dan mengembalikan dua senjata yang dirampas. Kami akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Tapi kalau tidak, akan kami kejar. Lebih baik kita keluar keringat untuk mengejar dan mencari pelaku, dari pada di kemudian hari akan ada korban baru terhadap anak buah saya,” tegas Kapolda saat ditemui wartawan di Hotel Rimba Papua, Rabu (7/1).

Kapolda menuturkan, saat ini pasukan Brimob dibantu TNI AD yang diturunkan untuk mengejar KKB di wilayah Tembagapura sebanyak 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK).

Ia menjelaskan, satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa ini. Tersangka yang diketahui berinisial M ini ketika ditangkap sedang memegang sangkur. Selain bukti tersebut, KTP milik tersangka ditemukan di dalam dompet salah satu korban anggota Brimob, yakni Bripda Rian.

“Diduga kuat dia adalah salah satu pelaku, dan mungkin juga sebagai mata-mata. KTP tersangka dipegang sama salah satu korban yakni Bripda Rian. Ada di dalam dompet korban. Ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan di Sumatera Selatan,” jelas Kapolda.

Kelompok KKB pimpinan Ayub Waker ditengarai sebagai dalang dan pelaku yang membacok dan menembak dua anggota Brimob Satgas Amole PT Freeport Indonesia asal Polda Sumatera Selatan dan seorang Satuan Pengamanan (Satpam) PT Freeport Indonesia saat melintas dengan menggunakan kendaraan mini bus di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura, Kamis (1/1) lalu.

Hingga saat ini pihak Kepolisian dibantu TNI terus melakukan pengejaran terhadap pelaku dan otak dibalik peristiwa ini.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pada penyisiran yang dilakukan, Selasa (6/1) pasukan gabungan mengamankan sekitar 65 orang dari Kampung Utikini, Distrik Tembagapura dan langsung dibawa turun ke Polres Mimika untuk dimintai keterangan.

Aparat gabungan sendiri telah berhasil menguasai camp-camp yang diduga sebagai tempat hunian KKB pimpinan Ayub Waker, namun belum berhasil menemukan orang yang dianggap paling bertanggungjawab dalam peristiwa pembacokan dan penembakan dua anggota Brimob dan seorang Satpam PTFI ini. Aparat gabungan lantas membakar camp-camp tersebut.

Kedatangan Kapolda Papua Irjen Polisi Yotje Mende ke Timika untuk melihat Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kampung Utikini Distrik Tembagapura merupakan yang keduakalinya sejak peristiwa ini terjadi. Kali ini Kapolda mengajak Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen Siahaan beserta rombongan untuk melihat langsung TKP dan sekaligus melakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) sejauhmana operasi pengejaran yang dilakukan aparat gabungan untuk mengejar dan menangkap KKB pimpinan Ayub Waker. (Eveerth Joumilena)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kejar Ayub Waker, Polisi Tangkap 65 Warga Utikini, Tembagapura