Pembentukan Mako Brimob di Wamena Baru Tahap Awal

share on:
Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin - Jubi/Arjuna
Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyatakan, rencana pembentukan Markas Komando (Mako) Brigadir Mobil (Brimob) di Wamena, Jayawijaya baru sebatas tahap awal.

“Nanti saya tanya ke Kepala Biro Sana dan Prasarana Polda Papua dulu sejauh mana perkembangannya. Itukan butuh proses. Proses administrasinya tak muda. Banyak hal yang harus disiapkan. Ini baru tahap awal,” kata Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin kepada Jubi di Jayapura, Selasa (13/1).

Menurutnya, meski rencana pembangunan Mako Brimob itu baru tahap awal, namun sudah mendapat tanggapan dari berbagai kalangan. Termasuk mahasiswa

“Penempatan Mako Brimob di Wamena untuk menjaga situasi keamanan. Beberapa kabupaten di sekitar Jayawijaya merupakan daerah operasi kelompok bersenjata. Tidak ada maksud lain, selain menjaga keamanan di wilayah itu,” ucapnya.

Sebelumnya, mahasiswa Kabupaten Jayawijaya, wilayah Lanitipo, Wuka Lagowan, Asolokowal, Assotipo, pemilik hak ulayat tanah Molama, Wouma dan Megapura, menolak rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Brimob di atas tanah adat mereka. Katanya, tanah adat mereka sumber ekonomi,bukan untuk mendapatkan kekuasaan elit.

“Tanah Molama jadi lahan sumber ekonomi warga, tetapi elit hendak mengorbankan lahan ini demi kepentingan pemekaran dan kuasa. Karena itu kami tolak,” kata salah satu mahasiswa, Benyamin Lagowan bersama rekan-rekannya kepada wartawan di Abepura, Kota Jayapura, Senin (12/1). (Arjuna Pademme)

 

Editor : Albert Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pembentukan Mako Brimob di Wamena Baru Tahap Awal