Banyak Nyawa Terancam Dibunuh Karena Tuduhan Sihir

share on:
Seorang wanita muda dari dataran tinggi terpencil di Papua Nugini telah dilucuti, diikat ke sebuah tiang dan dibakar sampai mati dalam kejahatan yang dipercaya polisi terkait dengan sihir. (www.telegraph.co.uk)
Seorang wanita muda dari dataran tinggi terpencil di Papua Nugini telah dilucuti, diikat ke sebuah tiang dan dibakar sampai mati dalam kejahatan yang dipercaya polisi terkait dengan sihir. (www.telegraph.co.uk)

Jayapura, Jubi – Papua Nugini membutuhkan pendekatan terpadu antara pemerintah, gereja dan LSM untuk menyelamatkan puluhan orang yang dituduh sebagai tukang sihir. Setidaknya ada 50an nama yang kini terancam dibunuh karena dituding memiliki ilmu sihir.

Gereja Lutheran di Papua Nugini, seperti dilansir Radio New Zealand, edisi Rabu (14/1), mengatakan kekuatirannya atas keselatamatan sekitar 50 orang yang mengahadapi tuduhan sihir atau ilmu sihir.

Salah satu misionaris gereja, Anton Lutz, mengatakan dalam satu kasus terdapat 17 perempuan dan anak-anak dari Provinsi Enga Barat, PNG, yang dituduh sebagai penyihir. Nyawa orang-orang yang dituduh tersebut sangat beresiko untuk menjadi korban dibunuh oleh masyarakat, apalagi jika ada warga yang meninggal, meskipun karena memiliki riwayat penyakitnya sendiri.

Untuk mencegah tindakan-tindakan tersebut, Lutz mengatakan, sangat dibutuhkan intervensi yang direncanakan akhir pekan ini. Ia berharap pihak atau orang-orang yang bertanggung jawab akan setuju untuk menarik kembali tuduhan tersebut.

Selain 50an orang yang dilaporkan, Lutz juga mengatakan, gereja memiliki daftar lebih banyak orang yang juga dalam bahaya.

“Umumnya dengan situasi semacam ini, setelah tuduhan dibuat tidak ada yang terbunuh segera tetapi jika ada kematian di kemudian hari atau penyakit yang tidak dapat dijelaskan atau sesuatu seperti itu, maka mereka akan menjadi yang pertama untuk dijadikan sasaran dan bisa dibunuh. Jadi bisa saja anak berikutnya yang meninggal karena memiliki malaria, namun bisa menjadi hukuman mati untuk salah satu dari orang-orang ini,” kata Lutz seperti dikutip Radio New Zealand, Rabu.

Anton Lutz mengatakan perlu ada pendekatan terpadu dari pemerintah, gereja dan LSM. (Yuliana Lantipo)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Banyak Nyawa Terancam Dibunuh Karena Tuduhan Sihir