Harga Bapok Tidak Turun, Perindakop Akan Operasi Pasar

share on:
salah satu pedagang di pasar Pharaa Sentani ketika memberitahukan harga Bapok yang di jualnya (foto/Engelberth Wally)
Juli, salah satu pedagang sayuran di pasar Pharaa Sentani  (foto/Engelberth Wally)

Sentani, Jubi – Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ternyata tidak berimbas pada harga Bahan Pokok (Bapok) di pasaran.

Seperti di pasar Pharaa Sentani Kabupaten Jayapura, harga bapok masih belum ada tanda-tanda turun.

“Pemerintah mestinya cepat mengantisipasi hal–hal seperti ini. Pemerintah tidak bisa semaunya saja menaikan lalu menurunkan harga BBM tanpa ada pemberitahuan secara resmi pada kita para pedagang di pasar. Kita akan tetap pakai harga lama sampai dengan ada pemberitahuan resmi dari pemerintah,” kata Juli Nawipa, salah satu pedagang sayur kangkung di pasar Pharaa Sentani, Kamis (15/1).

Ibu dua anak yang tinggal di kompleks Perumahan Univ Cenderawasih di Abepura ini mengatakan penurunan harga BBM oleh Pemerintah harusnya merata.

Juli mencontohkan, harga sayur turun mustinya diikuti dengan harga bahan pokok lainnya seperti bumbu dapur, minyak goreng, beras, supaya semua barang harganya bisa terjangkau masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Jayapura, Judha Ansaka, melalui telepon selularnya membenarkan bahwa bahan pokok di pasaran belum mengalami penurunan.

“Saat pemerintah mengumumkan penurunan harga BBM, selang beberapa hari kami langsung pantau harga bahan pokok di pasaran. Ternyata rata–rata pedagang di pasar Pharaa Sentani masih menggunakan harga lama. Apabila hal ini terus berlanjut, pedagang tidak mau kasih turun harga, kami akan melayangkan surat pemberitahuan ke seluruh pedagang di pasar. Kalau himbauan tertulis masih belum diperhatikan oleh pedagang, langkah terakhir yang akan kami ambil adalah operasi pasar,” ujar Kadis Perindakop, Judha Ansaka, tanpa menjelaskan lebih lanjut terkait operasi pasar tersebut. (Engelberth Wally)

 

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Bapok Tidak Turun, Perindakop Akan Operasi Pasar