13 Lifter Papua Ramaikan Seleksi Angkat Besi Untuk TC Pra PON

share on:
Lifter Putri Virgi Yang Turun di Kelas 58 Kg berhasil dengan total angkatan 120 (snatch 55, clen and jerk 55) yang berlangsung di GOR APO Jayapura (Jubi/Roberth Wanggai)
Lifter Putri Virgi Yang Turun di Kelas 58 Kg berhasil dengan total angkatan 120 (snatch 55, clen and jerk 55) yang berlangsung di GOR APO Jayapura (Jubi/Roberth Wanggai)

Jayapura, Jubi – Sebanyak 13 atlet putra dan putri yang bernaung dibawah Pengprov PABBSI Papua, Sabtu (17/1) mengikuti seleksi atlet yang digelar oleh KONI Papua untuk mencari yang terbaik dalam persiapan training centre (TC) Pra PON tahun 2015.

Di kelas putri diturunkan 4 kelas, masing-masing di kelas 58 Kg dengan 4 lifter. Kelas 53 Kg dengan 2 lifter, kelas 48 Kg dan 64 Kg masing-masing 1 lifter.

Di kelas 58 Kg putri, lifter Virgi mengumpulkan total nilai 120 dari angkatan snatch 55 Kg dan 70 kg di clen and jerk. Di posisi kedua lifter Yuliana mampu dengan total angkatan 114 masing-masing di angkatan snatch 52 dan clean and jerk 62. Sementara Inseren Baransano di posisi ketiga dengan total angkatan 105 dengan perincian di angkatan snatch 50 dan clen and jerk 55. Dan diposisi keempat atas nama Tasya dengan total angkatan 87 masing-masing snatch 35 dan 52 untuk clen and jerk.

Sementara di kelas 52 Kg,  menurunkan dua lifter, masing-masing Virga dan Mince. Untuk kelas ini, lifter Virga yang merupakan saudara kembar Virgi, berhasil mengangkat beban dengan total angkatan 102 (snatch 45, clen and jerk 57). Lifter Mince hanya mampu di posisi kedua dengan total angkatan 75 (snatch 35, clen and jerk 40).
Khusus di kelas 65 Kg yang hanya menurunkan satu lifter putri atas nama Heidy, harus puas dengan total angkatan 128 (snatch 50, clen and jerk 66). Hal yang sama juga terjadi di kelas 48 Kg atlet putri atas nama Merlyn yang hanya mampu dengan total angkatan 120 (snatch 55, clen and jerk 67).

Di kelas putra menurunkan empat kelas. Di kelas 50 Kg lifter Kevin Rumbewas, mampu mengangkat beban dengan total angkatan 130 (snatch 55, clen and jerk 75).  Sementara di kelas 56 Kg atas nama Jego Wakum berhasil dengan total angkatan 102 (snatch 45, clen and jerk 57). Di kelas 62 Kg atas nama Engel dengan total angkatan 162 Kg (snatch 75, clen and jerk 87).

Sementara di kelas 64 Kg yang menurunkan dua atlet. Lifter Aldo berhasil menempati posisi pertama dengan total angkatan 155 (snatch 65, clen and jerk 90). Dan lifter Yukius di posisi kedua dengan total angkatan 153 (snatch 67, clen and jerk 86).

Wakil Ketua Bidang Eksternal KONI Papua, Jhon Banua mengatakan dari hasil seleksi atlet angkat besi itu dia memastikan minggu depan akan diputuskan siapa-siapa yang dipanggil untuk ikut TC. Menurutnya tujuan diselenggarakan seleksi tersebut untuk menyeleksi siapa yang terbaik untuk ikut dalam TC Pra PON Papua.
“Jadi tujuan seleksi ini untuk mencari siapa yang terbaik untuk ikut dalam TC Pra PON,” kata Jhon Banua dihadapan atlet, pelatih dan pengurus KONI Papua serta tim Satgas Pra PON Pupua yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Cenderawasih APO Jayapura-Papua.

Namun Jhon Banua mengaku kecewa karena partisipasi atlet untuk seleksi terlalu sedikit.
“Terus terang saya kecewa karena yang ikut seleksi terutama di kelas putra terlalu sedikit. Mendingan tidak usah seleksi. Karena tiap kelas satu atlet. Harusnya tiap kelas diikuti lebih dari satu,” kata Jhon Banua.

Menanggapi kekecewaan itu, Ketua Harian PABBSI Papua, ZF. Marey mengatakan kekecewaan KONI tersebut menjadi catatan untuk klub-klub angkat besi yang ada dibawah naungan PABBSI Papua. (Roberth Wanggai)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  13 Lifter Papua Ramaikan Seleksi Angkat Besi Untuk TC Pra PON