Sagu Biak Jadi Souvenir Daerah

share on:

Biak, Jubi/Antara – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Biak Numfor, Papua menjadikan sagu khas Biak sebagai bahan produksi souvenir (oleh-oleh) para wisatawan nusantara dan turis mancanegara.

“Diskop UKM mendorong sagu khas Biak produksi jemaat gereja GKI Kairos Klasis Biak Utara sebagai souvenir untuk menghadapi PON 2020,” ungkap Pelaksana tugas Kadis Koperasi UKM Eddy Rachmat di Biak, Senin (19/1).

Ia mengakui, produk sagu khas Biak beberapa waktu lalu telah diperkenalkan ke luar negeri untuk bahan pembuat kue yang berasal dari alam Papua.

Dia berharap, jemaat GKI Kairos sebagai pemegang hak patent sagu diharapkan menjaga kualitas produk sagu daerah sebagai bahan pembuat aneka bahan pembuat kue dan makanan non beras.

“Kapasitas produksi sagu khas Biak “Kairos” perlu ditingkatkan lebih besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal dan antar pula sekitar Teluk Cenderawasih,” harapnya.

Menyinggung pembinaan koperasi usaha kecl menengah di Kabupaten Biak Numfor, menurut Eddy Rachmat, hingga tahun 2015 tetap berjalan sesuai dengan program dan kebijakan pemkab Biak Numfor dan kementerian koperasi Republik Indonesia.

“Diskop UKM setiap waktu mendorong kegiatan koperasi usaha kecil menengah mampu menjadi pelaku ekonomi daerah yang tangguh,” kata dia.

Berdasarkan data eksistensi koperasi di Kabupaten Biak Numfor hingga 2015 menjadi tren pelayanan simpan pinjam pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima dalam mendapatkan pinjaman modal usaha yang singkat dan cepat. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sagu Biak Jadi Souvenir Daerah