Perumnas Targetkan Bangun 400.588 UNIT Rumah Hingga 2018

share on:

Jakarta, Jubi/Antara – Kementerian BUMN mengusulkan suntikan dana dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Perum Perumnas sebesar Rp2 triliun pada RAPBN-P tahun 2015.

“Dengan perolehan dana PMN Rp2 triliun Perumnas menargetkan mampu membangun 400.588 unit rumah hingga tahun 2018,” kata kata Menteri BUMN Rini M Soemarno, di Jakarta, Selasa (20/1).

Menurut Rini, usulan pemberian PMN kepada Perumnas untuk membantu Pemerintah menurunkan “backlog” (kekurangan pasokan) perumahan rakyat dan permukiman bagi masyarakat secara nasional. Ia menjelaskan, Perumnas membutuhkan pendanaan di awal tahun 2015 sebesar Rp2 triliun sebagai investasi awal pembangunan infrastruktur rusunami dan rumah tapak (subsidi maupun non-subsidi). Dengan perolehan dana PMN Rp2 triliun maka kepada Perumnas menargetkan dapat membangun sebanyak 400.588 unit rumah hingga tahun 2018 terdiri atas hunian vertikal sebanyak 232.848 unit, dan rumah tapak sebanyak 167.740 unit.

Selain itu Perumnas juga dapat merealisasikan pengadaan lahan seluas 366,3 hektare. BUMN yang ditugasi memenuhi kebutuhan perumahan bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah ini pada 2014 diperkirakan membukukan pendapatan laba bersih sebesar Rp1,368 triliun dengan laba bersih Rp107,96 miliar.

Berdasarkan rencana bisnis Perumnas yang disampaikan kepada Kementerian BUMN dan Komisi VI DPR-RI, bahwa jika PMN Rp2 triliun terealisasi, maka pendapatan pada 2018 akan menembus Rp19,75 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp1,64 triliun. Pencapaian target keuangan tersebut didorong semakin meningkatnya arus kas dan hasil investasi, serta melonjaknya kapasitas pendanaan dalam mengajukan pinjaman kepada perbankan dan jasa keuangan lainnya. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Perumnas Targetkan Bangun 400.588 UNIT Rumah Hingga 2018