Komisi III DPRP Ingin Bank Papua Utamakan Pengusaha Asli

share on:
Ketua Komisi III DPRP, Carolus Boli - Jubi/Arjuna
Ketua Komisi III DPRP, Carolus Boli – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Komisi III DPR Papua bidang Keuangan, Asset Daerah, Perbankan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ingin Bank Papua memprioritaskan pengusaha asli Papua dalam pemberian pinjaman kredit.

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Boli mengatakan, Rabu (21/1/2015), pihaknya melakukan rapat kerja dengan manajemen Bank Papua. Katanya, dewan ingin dengar perkembangan bank hingga kini. Apalagi Bank Papua memiliki kantor yang tersebar di semua tanah Papua.

“Perkembangan itu terkait bagaimana kemampuan Bank Papua hingga kini menghimpun dana pihak ketiga. Baik yang ada di Papua maupun kantor cabang di luar Papua. Kami ingin harus mengutamakan penyaluran kredit kepada usaha, mikro, dan menengah bagi pengusaha asli Papua. Kredit investasinya harus lebih banyak di Papua. Jangan sampai lebih mengutamakan di luar Papua,”kata Carolus usai rapat dengan mitra, Rabu (21/1/2015).

Menurutnya, dewan juga mengecek seberapa besar kredit yang disalurkan Bank Papua kepada kelompok usaha kecil, menengah maupun usaha besar. Porsinya kepada pengusaha asli Papua seperti apa, porsinya kepada pengusaha non Papua seperti apa. Kredit ini jatuhnya di Papua berapa besar, jatuhnya investasi di luar Papua berapa besar.

“Kami minta Dirut dan direksi Bank Papua memberikan laporan secara tertulis. Sampai sejauh ini masih baik, tapi perlu perjuangan bersama. Bank Papua mengalami kendala kadang pemenuhan syarat untuk perusahaan di Papua,” ucapnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi III DPR Papua, Agus Kogoya mengatakan, pihaknya mendorong Bank Papua tidak hanya melihat dari aspek teknis. Tapi harus memberikan pembinaan kepada pengusaha asli Papua

“Sehingga pengusaha asli Papua juga memiliki kemampuan menyiapkan persyaratan kredit mereka, dan mereka bisa memperoleh pinjaman dari Bank Papua,” kata Agus Kogoya. (Arjuna Pademme)  

Editor : Albert Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Komisi III DPRP Ingin Bank Papua Utamakan Pengusaha Asli