Persipura vs Arema Cronours, “Fifty-fifty”

share on:
Osvaldo Lessa dan Boaz (Jubi/dam)
Osvaldo Lessa dan Boaz (Jubi/dam)

Jayapura, Jubi – Pertarungan merebut posisi runner up di SMC Cup 2015 bagi Persipura akan menunjukan kemampuan Boaz dan kawan-kawan untuk membuktikan kematangan mental sang Jenderal. Begitupula ujian bagi Osvaldo Lessa untuk meracik dan membuktikan kelihaiannya memimpin skuad Mutiara Hitam musim 2015.

Pertandingan antara Arema Cronous vs Persipura selalu menarik dan banyak intrik karena dua tim ini saling mengalahkan. Persipura menundukan Arema Cronous di Mandala saat laga delapan besar ISL 2014 dengan skor tipis, 2-1. Sedangkan di Kanjuruhan Malang, Mutiara Hitam kalah 3-1. Bahkan sebelumnya manajemen Arema Cronours ingin mengontrak Ruben Sanadi dan Imanuel Wanggai tetapi akhirnya gagal.

Mantan bek Persipura era 1980 an Richard Fere mengatakan Arema lebih diuntungkan karena faktor tuan rumah dan supporter Aremania akan meneror Mutiara Hitam.”Saya kira fifty-fifty,” kata Fere kepada Jubi di Jayapura, Rabu(21/1).

Sementara itu Benny Pepuho mengatakan kalau laga ini dipakai untuk mematangkan tim sebaiknya pelatih melakukan rotasi pemain, terutama pemain-pemain muda.
“Kalau mau menang sebaiknya pertahankan skuad saat menghajar Mitra Kukar, 4-1,” kata Pepuho, Direktur Akademi Sepakbola Emsyik Papua.

Pelatih SSB Imanuel Uni Papua Sentani, Agus Fere menilai kedua tim bermain sama-sama bagus. Hanya ia menyarankan untuk tidak memainkan Lancine Kone.
“Sebaiknya turunkan Ferry Pahabol untuk mengacaukan lini belakang dan membuat mereka frustasi,” katanya.

Saat ini peluang Arema Cronours, Persela dan Persipura sama-sama bisa lolos, hanya saja Arema Cronous sedikit unggul di atas karena dua kali menang. Andaikata Persela menang lawan Mitra Kukar dan Persipura kalahkan Arema Cronours di Lapangan Kanjuruhan, Malang Kamis (22/1) maka persaingan semakin ketat. Selisih gol akan menguntungkan tim untuk lolos ke babak selanjutnya.(Dominggus Mampioper)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Persipura vs Arema Cronours,  “Fifty-fifty”