Satu Minggu Siswa SD Inpres Kampung Baru Melantai

share on:
sekolah
Anak-anak di SDI Kampung Baru sedang melantai dalam ruangan sekolah. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi- Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Kampung Baru selama kurang lebih satu minggu, sempat terganggu. Pasalnya kursi dan meja pada dua ruangan kelas, kelas V A dan V B ditarik oleh salah satu perusahaan meubelar, lantaran belum ada penyelesaian pembayaran oleh kontraktor.

“Memang selama kurang lebih satu minggu, anak-anak di dua ruangan kelas, harus duduk di lantai sambil menerima pelajaran, karena kursi dan meja ditarik oleh pihak perusahaan yang mengerjakannya,” ujar Kepala Sekolah SDI Kampung Baru, Velisitas Kamudu saat ditemui Jubi di ruang kerjanya Rabu (21/1/2015).

Setelah penarikan kursi dan meja yang berdampak pada proses belajar mengajar, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke bersama beberapa stafnya, langsung  mendatangi sekolah tersebut. “Saya bicara seadanya dan betul selama kurang lebih satu minggu, anak-anak duduk di lantai sambil menerima pelajaran,” ujarnya.

Dijelaskan, kasus dimaksud muncul lantaran ketidakpuasan dari pihak perusahaan yang menyelesaikan kursi dan meja yang berjumlah 100 kursi, akibat belum dilunasinya kursi tersebut. Sementara kontraktor atas nama Fina, sudah mencairkan semua dana pada Desember 2014 lalu. “Itu menjadi salah satu alasan mendasar penarikan bangku dan kursi yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, meskipun sebagian kecil kursi dan meja telah diantar dan digunakan oleh anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, namun masih terdapat kekurangan kursi sebanyak 86 buah. Sedangkan mejanya sudah lengkap. Akan tetapi, mereka masih duduk bersama satu kursi sambil menerima pelajaran.

Diharapkan agar sisa kursi yang masih kurang, agar segera diantar ke sekolah, sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar sebagaimana biasa.

Wali Kelas V SDI Kampung Baru, Fransiskus Nggoro mengatakan, meskipun siswa duduk di lantai, namun kegitan belajar mengajar tetap berjalan terus. Hanya saja, anak-anak tidak tenang untuk menerima pelajaran. “Memang sebagian kursi dan meja sudah ada, namun belum semuanya lengkap,” tuturnya. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Satu Minggu Siswa SD Inpres Kampung Baru Melantai