DPR Papua Soroti Anggaran Pemindahan Pasar Yotefa

share on:
Kondisi Pasar Yotefa Ketika Hujan - Jubi/Arjuna
Kondisi Pasar Yotefa Ketika Hujan – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Rencana Pemerintah Kota Jayapura memindahkan Pasar Yotefa yang diperkirakan akan menghabiskan biaya senilai kurang lebih Rp 436 miliar disoroti anggota DPR Papua, H. Syamsunar Rasyid.

Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dari daerah pemilihan Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, dan Keerom itu mengatakan, anggaran ratusan miliar itu sebaiknya digunakan untuk membangun fasilitas publik lainnya.

“Untuk apa dipindahkan? Anggaran senilai Rp 436 itu untuk apa? Lebih baik dana itu digunakan untuk keperluan lain masyarakat. Dana itu terlalu besar untuk memindahkan pasar,” kata H. Syamsunar.

Menurutnya, pasar itu tak perlu dipindahkan ke lokasi lain. Harusnya kondisi pasar yang dibehani. Misalnya, area pasar ditumbun untuk mendapat tinggi maksimal, dan saluran pembuangan air yang mengarah ke Teluk Yotefa.
“Kalau dilihat kondisi Pasar Yotefa, ibarat wajan. Air sudah surut di kanal, tapi pasar masih tergenang. Solusinya bukan harus beli lahan dan membangun pasar baru. Tapi akan lebih efektif menimbun area pasar dan membehani saluran pembuangan air ke Teluk Yotefa. Itu dulu yang dibenahi, dan lebih menghemat anggaran,” ucapnya.

Pada Kamis (22/1/2015), Pemerintah Kota Jayapura meletakkan batu pertama di lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Pasar Youtefa. Rencananya pembangunannya ditarget rampung pada 2016 mendatang.

“Sebelum memutuskan lokasi pasar, Badan Lingkungan Hidup Kota Jayapura melakukan kajian dulu. Saya harap ada koordinasi kerja yang baik antara Dinas PU dan Perindangkop Kota Jayapura, yang akan menangani pembangunan pasar,” kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano ketika itu. (Arjuna Pademme)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPR Papua Soroti Anggaran Pemindahan Pasar Yotefa