Bappenas Dorong Peningkatan Layanan Dasar di Jayapura

share on:

Sentani, Jubi/Antara – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua untuk berinovasi dalam meningkatkan pelayanan dasar di lingkungan setempat.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Woro Sulistyaningrum di Sentani, Rabu (28/1) mengatakan saat ini masih terjadi ketimpangan pelayanan dasar, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, administrasi penduduk dan infrastruktur dasar.
“Kemiskinan erat kaitannya dengan akses pelayanan dasar, terutama bagi masyarakat miskin dan rentan,” katanya.

Woro menuturkan upaya peningkatakan pelayanan dasar akan dilakukan melalui pendekatan “frontline”, yaitu sebuah pendekatan yang bertumpu pada peningkatan akuntabilitas semua pihak terkait dalam menyediakan pelayanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan, terutama pada tingkat layanannya.
“Pendekatan tersebut didasari beberapa hal, yaitu pemberdayaan masyarakat dan inklusi sosial, respon pemerintah dan penyedia layanan yang tepat, dukungan sumber daya dan kebijakan yang kondusif, serta mekanisme analisa dan umpan balik yang berkesinambungan,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam meningkatkan ketersediaan dan kualitas pelayanan dasar dibutuhkan kerangka akuntabilitas dan mekanisme pemantauan yang efektif.
“Strategi pelayanan dasar ‘frontline’ tersebut bertujuan untuk mewujudkan pemenuhan hak dan kebutuhan dasar, termasuk akses terhadap identitas hukum, pelayanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial dan infrastruktur dasar bagi penduduk miskin,” katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan data Susenas 2013 menunjukkan bahwa ketimpangan akses pendidikan terjadi pada usia 13-15 tahun di mana hanya 81 persen anak pada kelompok termiskin bersekolah dibanding 94,9 persen pada kelompok terkaya.
“Untuk pelayanan imunisasi lengkap, anak dari keluarga miskin hanya dapat tercakup sebanyak 48,9 persen, sedangkan untuk infrastruktur dasar hanya 74 persen masyarakat miskin mengakses listrik, 78 persen akses ke air bersih dan 46 persen ke sanitasi layak,” ujarnya. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bappenas Dorong Peningkatan Layanan Dasar di Jayapura