Batas Maritim Selalu Terlupakan Oleh Pusat

share on:
Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Papua Bersama Komite I DPD RI, di Sasana Krida Kantor Gubernur, Kamis (29-1). Jubi-Alex
Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Papua Bersama Komite I DPD RI, di Sasana Krida Kantor Gubernur, Kamis (29-1). Jubi-Alex

Jayapura, Jubi – Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua meminta pemerintah Pusat untuk tidak melupakan batas maritim antara Indonesia dan Negara tetangga, khususnya yang ada di wilayah Papua.

“Di Papua, batas maritim Indonesia-Republik Palau di Kabupaten Supiori selama ini dilupakan oleh Pemerintah Indonesia. Sementara selama ini pemerintah hanya fokus membicarakan masalah batas RI-PNG saja ,” kata Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai saat melakukan rapat kerja bersama rombongan Komite I DPD RI, di Jayapura, Papua, Kamis (29/1).

Masalah batas laut tidak boleh terlupakan oleh pemerintah, pasalnya saat ini banyak nelayan Indonesia dipenjara di Republik Palau. Bahkan banyak orang Papua juga ada di Palau, karna marga mereka sama dengan orang Papua yang ada di Kabupaten Biak dan Raja Ampat.
“Untuk itu, kami minta kepada Komite I DPD RI untuk mendorong pemerintah secepatnya menetapkan batas-batas maritim secara lengkap. Sebab, batas maritim sangat dibutuhkan untuk memperoleh kepastian hukum yang dapat mendukung berbagai kegiatan kelautan, seperti penegakan kedaulatan dan hukum di laut dan lainnya,” ucapnya.

Ditempat yang sama. Ketua Tim Komite I DPD RI Ahmad Subadri berjanji aspirasi yang telah disampaikan kepala badan perbatasan Papua akan disampaikan dalam rapat anggota dan kepada kementerian terkait.
“Kami dari DPD dibagi menjadi tiga kelompok, dimana ada yang ke Papua, Kalimantan dan Nusa Tengga Timur. Untuk itu, aspirasi yang kami dengar ini akan kami teruskan ke Pusat,” kata Ahmad Subadri.

Selain masalah batas, ujar Subadri, masalah RUU Otsus Plus yang sedang diperjuangkan Pemerintah Provinsi Papua juga akan menjadi perhatian pihaknya.
“Tentu ini akan menjadi perhatian dari Komite I DPD RI,” ucapnya. (Alexander Loen)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Batas Maritim Selalu Terlupakan Oleh Pusat