Polres Jember Temukan Pelat Uang Palsu Ringgit

share on:

Jember, Jubi/Antara – Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menemukan pelat yang diduga akan digunakan mencetak uang palsu senilai 10 Ringgit Malaysia (RM). Kasus ini terungkap dari pengembangan kasus peredaran uang palsu di kabupaten tersebut.

“Selain menemukan pelat pecahan Rp 100 ribu, kami juga menemukan pelat 10 RM di lokasi pembuatan uang palsu di kawasan Rungkut Surabaya dan Kabupaten Jombang,” kata Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif, Kamis (29/1).

Tim dari Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember menggeledah dua rumah lokasi pencetakan uang yakni di Jombang dan Rungkut Surabaya.

Hasilnya menemukan mesin pencetak dan pemotong uang palsu yang didatangkan dari luar negeri.

“Mesin cetak uang palsu diimpor dari Jerman seharga Rp 800 juta. Ada desain untuk membuat uang palsu,” tuturnya.

Kertas yang dipakai pelaku juga bukan kertas biasa. Namun juga bukan kertas uang yang dipakai Perum Peruri yang mencetak uang rupiah.

“Kertasnya khusus dan bagus bukan seperti kertas HVS biasa. Kami belum mengetahui apakah kertasnya juga dibeli dari luar negeri. Ini masih kami selidiki lebih lanjut,” katanya.

Sabilul mengatakan sindikat peredaran uang palsu yang dibekuk di Jember akhir pekan lalu diduga kuat sebagai jaringan peredaran uang palsu internasional.

“Barang bukti pelat uang Ringgit Malaysia menjadi bukti awal dugaan kami bahwa jaringan tersebut kemungkinan jaringan internasional,” paparnya.

Polres Jember berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu senilai Rp 12,2 miliar pada Sabtu (24/1).

Empat tersangka yang ditangkap yakni pecatan polisi AKP Agus Sugiyoto (48) warga Kabupaten Jombang, Aman (35) seorang guru honorer warga Sumatera Selatan, Abdul Karim (46) warga Kabupaten Jombang, dan Kasmari (50) warga Kabupaten Kediri. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polres Jember Temukan Pelat Uang Palsu Ringgit