Prajurit TNI Yang Bertugas di Wanam Akan Diroling

share on:
mutasi
Aparat keamanan di Wanam yang mengikuti pertemuan dengan Wabup Merauke, Sunarjo beberapa waktu lalu. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi- Danlantamal XI Merauke, Brigjen (TNI) Buyung Lalana menegaskan, prajurit TNI yang sedang melakukan tugas pengamanan di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, akan segera diroling.

Penegasan itu disampaikan Danlantamal kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya Senin (9/2). “Memang sudah ada agenda untuk dilakukan roling bagi prajurit TNI yang bertugas disana. Dan, itu rutin dilakukan atau dilaksanakan enam bulan sekali, karena mereka harus jauh dari keluarga,” ujarnya.
Jadi, lanjut Danlantamal, roling yang dilakukan adalah sebagai bentuk penyegaran dan nantinya ada prajurit baru akan ditempatkan disana untuk menjalankan tugas untuk pengamanan di laut dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danlantamal meminta kepada masyarakat untuk memberikan laporan secara tertulis jika mengetahui adanya oknum prajurit TNI di Wanam yang ikut terlibat memback-up penjualan minuman keras (miras) ilegal dengan merk dari luar negeri. “Saya berjanji untuk menindak dengan tegas oknum prajurit TNI yang terlibat,” tegasnya.

Ditegaskan lagi, jika ada oknum aparat keamanan ikut memback-up penjualan miras ilegal, maka sangatlah disayangkan. Seyogyanya, aparat keamanan harus memberikan contoh yan baik kepada masyarakat.
“Saya juga mengharapkan agar informasi yang disampaikan masyarakat jika  oknum aparat keamanan diduga terlibat dalam penjualan miras ilegal, agar harus akurat dan tidak terkesan mengada-ada.Karena jangan sampai hanya fitnah yang sengaja disampaikan ke publik,” pintanya.

Danlantamal juga mengajak semua pihak  agar bergandengan tangan secara bersama sama membasmi dan memberantas yang namanya miras. Karena memberikan dampak negatif dalam kehidupan sehari-hari, terutama berkaitan dengan masalah Kamtibmas.

Wakil Bupati Merauke, Sunarjo dalam pertemuan bersama pimpinan PT Dwi Karya serta karyawan di Wanam beberapa hari lalu mengungkapkan, kedatangan tim kesini, tidak lain menindaklanjuti apa yang disampaikan warga kepada Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, terkait adanya dugaan keterlibatan oknum aparat keamanan membekingi penjualan miras.

“Kami kesini untuk mencari fakta dan data secara langkap. Sekaligus akan melaporkan kepada Bupati Merauke untuk diambil langkah lebih lanjut. Karena sesuai laporan, masyarakat disini sudah sangat resah dengan penjualan miras secara bebas,” katanya. (Frans L Kobun)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Prajurit TNI Yang Bertugas di Wanam Akan Diroling