Gubernur : Kementrian ESDM Survey Lokasi Pembangunan Smelter

share on:

Biak, Jubi/Antara – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama kementerian terkait lainnya, Jumat (13/2) survei lokasi pembangunan pabrik pengolahan (smelter) konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia di Papua, kata Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Tim Kementerian ESDM akan melakukan peninjauan lapangan, ya setelah melakukan survei bisa diputuskan apakah bisa dibangun atau tidak, yang jelas smelter wajib dibangun di Tanah Papua,” katanya di Biak, Kamis (12/2/2015).

Gubernur Lukas mengakui jika smelter dibangun di Tanah Papua maka dampak secara ekonomi dan sosial dapat dirasakan masyarakat, di antaranya terbukanya lapangan kerja baru serta warga memperoleh penghasllan, dan pemda bisa memperoleh pajak.

Pempov Papua bersama masyarakat, katanya, menghendaki semua pemanfaatan kekayaan alam dari Tanah Papua harus didukung dengan pembangunan pabrik pengolahannya di daerah itu.

Bahkan, katanya, menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara, mulai 2014 seluruh perusahaan pertambangan hanya boleh melakukan ekspor barang tambang setelah diolah melalui smelter.

Pengolahan barang tambang mentah menjadi memiliki nilai tambah, wajib dilakukan di smelter milik perusahaan tambang bersangkutan atau melalui smelter milik perusahaan domestik.

Selain ada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009, terutama terkait pengolahan barang tambang mentah melalui pembangunan smelter, menurut Lukas, setiap perusahaan manapun yang beroperasi wilayah Pemerintah Provinsi Papua, wajib melaksanakan keputusan itu.

“Masyarakat punya kekayaan alamnya namun perusahaan seharusnya dapat memberikan kontribusi dengan membangun smelter sehingga dampaknya secara ekonomi dapat dinikmati masyarakat,” kata Lukas Enembe menanggapi pembangunan smelter PT Freeport Indonesia.

Berdasarkan data, Pemprov Papua juga menyiapkan dua daerah lain yang dapat dijadikan lokasi pembangunan smelter, yakni Kabupaten Bintuni, Papua Barat, serta Kabupaten Biak Numfor. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gubernur : Kementrian ESDM Survey Lokasi Pembangunan Smelter