Hampir 15 Ribu Orang di Pasaman Barat Menganggur

share on:

Simpang Ampek, Jubi/Antara – Angkatan kerja di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 152.475 orang.

“Angkatan kerja di Pasaman Barat cukup tinggi sementara lapangan kerja cukup sulit,” kata Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pasaman Barat, Yunadi di Simpang Ampek, Kamis (12/2/2015).

Ia menambahkan orang yang sedang mencari pekerjaaan saat ini mencapai 2.843 orang. Sedangkan tenaga kerja yang sudah diterima di sejumlah perusahaan kelapa sawit mencapai 1.003 orang.

“Meskipum demikian warga yang tidak bekerja atau pengangguran saat ini mencapai 11.482 urang,” ujarnya.

Ia menyebutkan warga yang tidak bekerja lebih banyak daripada yang bekerja dan sedang mencari kerja. Sementara lapangan kerja agak sulit kecuali warga yang membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Ia menjelaskan di Pasaman Barat jumlah parusahaan swasta menengah sabanyak 15 unit dan parusahaan kecil 110 unit.

“Berdasarkan jumlah pencari kerja dan warga tidak bekerja itu maka tidak akan tertampung semuanya di perusahaan tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, untuk mengatasi tingginya pengangguran maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat menyiapkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penempatan tenaga kerja lokal di perusahaan dan draf perda tantang izin panampatan tenaga kerja asing.

Ia manilai dengan perda tersebut nantinya akan mengurangi keberadaan orang luar yang mencari kerja di Pasaman Barat.

“Dalam draf Ranperda itu nantinya secara rinci nantinya akan diatur tentang upaya memperjuangkan warga yang belum bekerja,” ujarnya.

Ia mengharapkan anggota DPRD Pasaman Barat nantinya bisa segera mengesahkan drafranperda ini menjadi perda.

“Jika disyahkan maka kemungkinan perda ini berlaku pada 2016 nanti. Sehingga warga yang belum bekerja bisa nantinya bekerja di perusahaan swasta sesuai dengan skil dan kemampuannya,” sebutnya.

Disisi lain, ia menegaskan agar perusahaan swasta di Pasaman Barat memasukkan karyawannya ke BPJS. Jika tidak maka perusahaan tersebut akan disurati dan ditegur sesuai aturan yang ada,” tegasnya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Hampir 15 Ribu Orang di Pasaman Barat Menganggur