Tol Laut Bisa Tingkatkan Ekonomi Papua dan Indonesia Timur

share on:

Manado, Jubi/Antara – Pengamat ekonomi Universitas Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, Dr Joubert Maramis, mengatakan pembangunan tol laut akan meningkatkan perekonomian di Kawasan Indonesia Timur termasuk Papua sebagai provinti paling timur di Indonesia.

“Dengan tol laut, biaya transportasi ke pulau-pulau di Indonesia Timur akan semakin kecil sehingga mampu mensejahterakan rakyat dan meningkatkan ekonomi,” kata Jouberr di Manado, Senin (16/2/2015).

Joubert mengatakan tol laut adalah sistem logistik nasional berbasis laut yang bertujuan untuk efisiensi biaya bahan kebutuhan pokok di Indonesia bagian Timur dan pulau pulau terpencil di Indonesia.

Dia mengatakan ini juga terkait MP3RI dan poros maritim yang ingin dibangun pemerintahan Jokowi.

“Tol laut pada dasarnya untuk membuat bahan pokok menjadi terjangkau di seluruh Indonesia. Selama ini kondisi sebagai daerah kepulauan membuat biaya transportasi menjadi tinggi. Harga semen di Papua bisa capai ratusan ribu per sak,” katanya.

Untuk mengembangkan tol laut inilah pemerintah gencar membangun infrastruktur laut, dimulai dengan modernisasi dan pembangunan pelabuhan laut dalam di Indonesia, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Pemerintah ingin membangun sistem logistik nasional berbasis maritim lewat program tol laut,” kata Jouberr.

Logikanya sederhana jika sistem logistik nasional kuat, harga kebutuhan pokok menurun dan industri di daerah meningkat karena biaya transportasi menurun sehingga rakyat dapat sejahtera dan ekonomi di kawasan Timur Indonesia akan lebih maju.

“Masalahnya dibutuhkan biaya sangat besar untuk bangun infrastruktur tol laut ini. Mudah-mudahan program ini tidak kandas di tengah jalan karena kekuarangan biaya,” katanya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tol Laut Bisa Tingkatkan Ekonomi Papua dan Indonesia Timur