Mathea: Jangan Bikin Konflik Diatas Konflik

share on:
Anggota DPR Papua Asal Mimika, Mathea Mamoyau - Jubi/Arjuna
Anggota DPR Papua Asal Mimika, Mathea Mamoyau – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyau meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, tak menciptakan polemik baru dengan wacana pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tambang rakyat (pendulangan) di wilayah itu.

“Jangan ciptakan konflik diatas konflik. Masalah diatas masalah. Kalau bicara Perda, jangan asal bicara. Perangkat pembuat Perda itu siapa saja, itu harus dipahami. DPRD Mimika saja belum dilantik, lalu bicara Perda. Pembuatan Perda itu melibatkan DPRD. Apa isi Perdanya? Apakah mengenai pemulangan pendulang atau apa?” kata Mathea, Senin (16/2/2015).

Menurutnya, ia meminta bupati, Kapolres, dan Dandim setempat mengkaji kembali wacana itu. Ia khawatir, akan menimbulkan konflik di masyarakat. Sebagai anak Mimika, lanjut Mathea, ia tahu persis kondisi di daerah itu.

“Di sana banyak suku mendulang. Mereka tak tinggal di Kota Timika, tapi di lokasi pendulangan. Ini kelihatan sepele, tapi harus dipikirkan matang. Ini butuh waktu dan usaha. Saya anggap ini sebuah rencana yang tak akan berhasil,” ucapnya.

Katanya, pemulangan ribuan pendulang ke daerah asal mereka hingga kini belum jelas. Ia khawatir, akan ada gesekan di masyarakat nantinya, sehingga perlu dipikirkan baik.

“Misalnya saja di daerah Banti 9.300 orang pendulang. Kalau mau dikosongkan dari Mile 37 sampai Mile 74, berapa puluh ribu pendulang. Kalau tak dikaji dulu, akan menimbulkan masalah baru,” katanya.

Pada suatu kesempatan, Wilhelmus Haurissa  ketika menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika mengatakan, penetapan lokasi dulang harus diatur Perda, dan hal itu merupakan kewenangan DPRD.

“Tetapi selama ini DPRD Mimika masih bermasalah, walaupun sudah dilakukan pemilihan Pimpinan DPRD Mimika 13 Maret lalu, masih ada juga kelompok warga yang menolak hasil pemilihan tersebut,” kata Haurissa kala itu. (Arjuna Pademme)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mathea: Jangan Bikin Konflik Diatas Konflik