Labora Sitorus Kirim Utusan Terima Putusan MA

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Labora Sitorus, pemilik rekening gendut, Rabu (18/2/2015), mengirim utusannya untuk menerima amar putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan 15 tahun penjara dan denda Rp 5 milIar.

Penyerahan amar putusan yang diserahkan di Mako Brimob Sorong diterima Freddy Fakdawer disaksikan Kejati Papua Herman da Silva, Kapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw.

Kejati Papua Herman da Silva yang dihubungi Antara dari Jayapura mengakui, amar putusan MA telah diserahkan kepada perwakilan Labora. Diharapkan Labora segera membaca dan mau menjalani putusan tersebut.

“Labora diharapkan segera menjalani keputusan MA yang memutuskan 15 tahun penjara,” kata Kejati Herman da Silva.

Dia mengatakan, kalau Labora merasa keberatan silahkan ajukan Peninjauan Kembali (PK), namun tetap harus menjalani keputusan MA.

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Paulus Waterpauw secara terpisah menegaskan, pihaknya masih memberi kesempatan kepada LS sebelum melakukan eksekusi dengan memasukkannya kembali ke lembaga pemasyarakatan (LP).

“Kami masih menunggu komnas ham yang akan bertemu LS, Kamis (19/2) di Sorong,” kata Waterpauw.

Dia menambahkan, bila tetap tidak mau menjalani hukuman dengan kembali ke LK, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

Menurut dia, bila terima dengan hukuman yang dijatuhi kepadanya Labora dapat melakukan PK, namun harus tetap menjalani hukuman yang sudah dijatuhkan.

“Jalani dulu baru ajukan PK,” kata Kapolda Papua Barat seraya menambahkan, bukan seperti saat ini yang tetap tidak mau menjalani putusan Hukuman yang dijatuhi kepadanya.

Labora, anggota Polres Raja Ampat dilaporkan memiliki rekening gendut senilai Rp1,5 triliun. (*)

Editor : Victor Mambor
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Labora Sitorus Kirim Utusan Terima Putusan MA