Lagi, Warga Minta Pemkot Jayapura Bangun Zebra Cross di Depan Mega Waena

share on:
Tampak Seorang warga Menyeberang di perempatan Mega Waena, 3/2/2015. Jubi/Arnold Belau
Seorang warga menyeberang di perempatan Supermarket Mega Waena – Jubi/Arnold Belau

Jubi – Lagi dan lagi. Warga Waena merasa resah dan tidak nyaman. Pasca pelebaran jalan, Pemerintah Kota Jayapura tidak membuat zebra cross atau tempat penyeberangan dan memasang lampu merah di perempatan Waena. Dampaknya, setiap minggu ada saja korban kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan di depan Museum Negeri Papua (Expo) sampai dengan lampu merah Waena.

“Setelah jalan diperlebar malah banyak yang jadi korban. Hampir setiap minggu ada korban. Jalan tambah lebar dan lebih rata, kendaraan menambah kecepatan. Di depan Supermarket Mega Waena tidak ada tempat penyeberangan. Saya sering melihat kecelakaan disini. Lebih sering dibanding sebelum jalan diperlebar,” kata John, warga Waena yang ditemui Jubi di pangkalan ojek samping hotel Metta Star, Jumat (20/2/2015).

John minta Dinas Tata Kota dan Dinas Perhubungan Kota Jayapura tidak menutup mata dengan kondisi ini. “Banyak pejalan kaki di sekitar sini, terutama anak sekolah. Zebra cross dan lampu merah sangat penting untuk keselamatan mereka,” katanya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Hendrik, warga Waena, mengatakan dirinya selalu susah menyeberang jalan di depan Supermarket Mega Waena karena tidak ada zebra cross.

“Saya harus ekstra hati-hati, sebelum nyebrang harus pikir dua kali. Saya tidak mau kena tabrak,” katanya.

Sepanjang ruas jalan dari depan Denzipur hingga Expo Waena, pemerintah belum buat satu pun tempat penyeberangan bagi pejalan kaki.

Pantauan Jubi di depan Supermarket Mega Waena, dalam waktu dua menit, tercatat 84 kendaraan melintas dari arah Sentani ke Abepura. Sebanyak 31 kendaraan roda empat dan 53 kendaraan roda dua. (Arnold Belau)

 

 

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lagi, Warga Minta Pemkot Jayapura Bangun Zebra Cross di Depan Mega Waena