Gubernur Ingatkan Bupati Yang Ingin Kembali Calonkan Diri Paham Aturan

share on:
Suasana Rapat Pemilukada Serentak Papua 2015 - Jubi/Alex
Suasana Rapat Pemilukada Serentak Papua 2015 – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe mengingatkan kepada para bupati di 11 kabupaten yang ingin maju lagi dalam Pemilukada serentak yang akan berlangsung tahun ini (Desember 2015) paham akan aturan yang sudah di tetapkan Komisi Pemilihan Umum, mengingat pemilihan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. 

“Kepala daerah yang ingin kembali mencalonkan diri harus membaca aturan main yang sudah di tetapkan KPU, jangan lagi kalian nanti bingung pada saat pelaksanaan dan protes seperti yang sering dilakukan beberapa kepala daerah yang tidak mengerti akan aturan yang sudah ditetapkan, karena Pemillukada serentak hanya dilakukan satu putaran saja,” Kata Gubernur Papua Lukas Enembe dihadapan 11 kepala daerah yang hadir dalam Rapat Fasilitasi Pemerintah Daerah Dalam Penyelenggaraan Pemilukada 2015, di Jayapura, Papua, Rabu (4/3/2015).

11 Kabupaten yang akan menyelenggarakan Pemilukada serentak 2015 adalah Kaupaten Mamberamo Raya, Merauke, Keerom, Waropen, Asmat, Boven Digoel, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Yalimo, Supiori, Nabire.

“Tahapan Pemilukada serentak di 11 kabupaten dimulai dari Mei sampai dengan pemungutan suara pada Desember 2015. Jangan lagi ada yang protes karena kurang puas dengan hasil yang sudah ada ini lalu pergi ke Jakarta untuk melakukan gugatan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, Enembe meminta kepala daerah yang sudah menjabat selama dua periode, yakni bupati Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Asmat untuk ikut mensukseskan pelaksanaan Pemilukada serentak di daerahnya masing masing.

“Dengan ketentuan yang berlaku, setiap kepala daerah hanya bisa menjabat selam dua periode saja. Untuk itu, saya minta mereka untuk bisa ikut membantu jalannya pemilihan. Jangan karena sudah menjabat dua periode dan tidak bisa maju lalu tidak mau tau dengan Pemilukada,” ucapnya.

Sementara mengenai anggaran, kata Enembe, masing masing KPU kabupaten sudah mengajukan anggaran untuk pelaksanaan Pemilukada. Untuk itu, para Bupati harus menganggarkannya dalam APBD sesuai dengan petunjuk dari Mendagri.

“Jangan lagi ada tawar menawar anggaran yang sudah diajukan dan membuat penyelenggaraan Pemilukada jadi terhambat akibat dana yang susah cair,” kata Enembe. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gubernur Ingatkan Bupati Yang Ingin Kembali Calonkan Diri Paham Aturan