PM Solomon Minta Warga Bebaskan Lebih Banyak Lahan untuk Pembangunan

share on:
Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasye Sogavare. (m2.facebook.com)
Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasye Sogavare. (m2.facebook.com)

Jakarta, Jubi – Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasye Sogavare, menyerukan kepada seluruh warga di kepulauan itu untuk mendukung pembebasan tanah warga untuk digunakan sebagai lahan pembangunan.

PM Sogavare, seperti dilaporkan Radio New Zealand, Rabu (4/3) mengatakan, hingga saat ini, hanya 30 persen lahan yang telah dibebaskan dari kepemilikan adat untuk pembangunan.


PM Sogavare mengatakan, pelepasan tanah diperlukan untuk memastikan kesejahteraan ekonomi dan mengurangi ketergantungan bantuan dari luar.

Perdana menteri ini mengeluarkan steatmentnya itu selama kunjungan ke provinsi Choiseul. Ia mengatakan, tema untuk perjalanannya membina persatuan antara pemimpin politik dan masyarakat awam.

Menurutnya, Dia mengatakan dalam peringkat internasional, negara Kepulauan Salomon merupakan salah satu dari negara-negara berkembang yang memiliki ketergantungan tertinggi kedua di dunia. Baginya, hal tersebut merupakan sebuah tamparan keras bagi negara yang memiliki kekayaan alam seperti tambang dan lainnya.

Peringkat Kepulauan Solomon di internasional sebagai salah satu dari negara-negara berkembang dan bantuan negara tergantung tertinggi kedua di dunia. Ini sebuah tamparan di wajah ketika negara memiliki begitu banyak sumber daya alam,” kata PM Sogavare. (Yuliana Lantipo)

Keterangan: PM Kepulauan Solomon, Manasye Sogavare. Foto: RNZI/Koroi Hawkins

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PM Solomon Minta Warga Bebaskan Lebih Banyak Lahan untuk Pembangunan