Pelaksanaan UN Sistem CBT Off Line Alami Kendala

share on:
Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang, saat meninjau proses belajar siswa (Jubi/Istimewa)
Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang, saat meninjau proses belajar siswa (Jubi/Istimewa)

Timika, Jubi  – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA menggunakan sistem Computer Basic Test (CBT) off line, yang akan dilaksanakan SMAN I Mimika masih mengalami kendala.

Kepala SMAN I Mimika,  Matius Mamo mengatakan, pihaknya  beberapa bulan lalu sudah membuat proposal ke Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen). Proposal ini mengenai kebutuhan-kebutuhan apa saja yang dibutuhkan dalam pelaksanaan UN sistem CBT off line. Namun hingga saat ini, proposal yang diajukan belum ada jawaban pasti. Padahal sebentar lagi ujian akan segera dilaksanakan.

“Saya sudah koordinasi dengan pak sekda terkait proposal tersebut. Tetapi kami hanya mendapatkan jawaban, kalau proposalnya akan dijawab di anggaran perubahan,” katanya.

Mamo mengatakan sangat keberatan atas jawaban itu. Ini karena, pelaksanaan ujian sudah diambang pintu. Tetapi tidak ada kebijakan pasti dari pemerintah daerah.
“Ujian sudah dekat kok gak ada kebijakan pasti dari pemda. Seharusnya ada kebijakan tersendiri untuk menjawab proposal tersebut lah,” ujar Mamo, di  Timika, Jumat (6/3).

Menyangkut besaran anggaran yang diajukan dalam proposal, Mamo menjelaskan, anggaran untuk mempersiapkan pelaksanaan UN SMA itu mencapai Rp 2 milyar. Dari jumlah tersebut, pihaknya hanya bisa menunggu kebijakan dari pemerintah melalui dinas pendidikan.

“Saya harapkan kalau bisa segera ada tindakan jelas dari pemerintah soal permasalahan ini. Apalagi saat ini pemeriksa kesiapan UN dari Kementerian Pendidikan sudah di Timika. Dan ingin meninjau kesiapan kita dalam pelaksanaan UN sistem CBT, maka harus ada jawaban pastinya lah,” terangnya.

Sementara itu,. Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang mengatakan, pihaknya turun langsung ke SMAN I Mimika ini, untuk memberikan motivasi kepada pelajar SMAN I Mimika, khususnya kelas XII, yang akan melaksanakan UN.
“Saya turun kesini ingin memberi motivasi kepada pelajar, khususnya kelas XII. Karena sebentar lagi mau mengahadapi UN. Sehingga saya perlu menyampaikan agar kurangi waktu bermain,” katanya, di Timika, Jumat (6/4).

Mengenai kesiapan pelaksanaan UN, Bassang menjelaskan, dari pemantauan yang dilakukan di lapangan terkait kesiapan UN tingkat SMA, memang masih ada kendala besar yaitu dalam proses pelaksanaannya. Sistem yang digunakan, yaitu sistem ujian Computer Basic Test (CBT) off line atau ujian menggunakan computer. Namun untuk pemeriksaannya dilakukan secara online.
“Saya sudah dengar dari Kepala SMAN I,  kalau di Papua ini hanya ada 3 sekolah  SMA yang diijinkan untuk melaksanakan ujian off line, yaitu SMAN I Mimika, SMAN 3 Merauke, dan SMAN 3 Jayapura,” terangnya. (Eveerth Joumilena)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pelaksanaan UN Sistem CBT Off Line  Alami  Kendala