Pemkab Barito Utara Bangun Lanting Posko Illegal Fishing

share on:

Muara Teweh, Jubi/Antara – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah membangun lima buah “lanting” posko pengawasan di Sungai Barito terhadap pencurian ikan atau illegal fishing.

“Pembangunan lanting (Bangunan terapung di sungai) ini untuk mencegah aksi pencurian ikan,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barito Utara (Barut), Setia Budi di Muara Teweh, Senin.

Lima unit lanting ini ditempatkan di wilayah perairan Desa Nihan Kecamatan Lahei, Maligoi Kecamatan Montallat, Lemo Kecamatan Teweh Tengah dan Butong Kecamatan Teweh Selatan, untuk Desa Butong ini dibangun di danaunya dan di Sungai Barito.

Pada 2014 dibangun di Desa Benao Hulu Kecamatan Lahei Barat, Kelurahan Lahei Kecamatan lahei, Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru dan Lalutung Tour Kecamatan Teweh Tengah.

Dipilihnya sejumlah desa sebagai tempat posko illegal fishing itu karena sejumlah tempat tersebut memang rawan terhadap pencurian ikan.

“Petugas yang menempati lanting posko itu merupakan warga atau kelompok nelayan yang tergabung dalam Kelompok Pengawasan masyarakat (pokwasmas) masing-masing desa,” katanya didampingi Kasi Penangkapan dan Sumberdaya Perikanan, Fakhrudin.

Peran Pokwasmas dapat menghentikan kegiatan pencurian ikan di wilayah perairan, disamping terus memelihara dan menjaga kelestarian ikan-ikan lokal di Sungai Barito maupun anak sungainya.

Diharapkan Pokwasmas dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang akibat penangkapan ikan yang tidak memperhatikan lingkungan.

“Seluruh Pokwasmas di Kabupaten Barut diharapkan memahami dan menjabarkan tugasnya dengan sebaik mungkin sehingga terhindari dari tindakan merusak,” jelas dia.

Dia mengatakan, untuk menjaga populasi ikan dari kelangkaan jenis ikan lokal, pemerintah daerah juga memprogramkan atau menyuplai benih-benih ikan pada kolam-kolam yang sebelumnya telah dikaji atau diteliti untuk pertumbuhan atau perkembangan secara alami.

Selain itu, pihaknya juga menjamin kelestarian sumberdaya ikan, lahan pembudiyaan dan tata ruang yang salah satunya adalah melalui penyebaran bibit-bibit ikan pada kolam-kolam bebas milik masyarakat.

“Penebaran benih ikan mengandung makna lebih esensial dalam rangka menjaga kelestarian sumberdaya ikan yang ada,” kata Setia Budi. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkab Barito Utara Bangun Lanting Posko Illegal Fishing