Perancis Akan Patuhi Keputusan Pengadilan Atas Pemilihan di Kanaki

share on:
Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls - closermag.fr
Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls – closermag.fr

Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls, mengatakan pemerintahnya akan mematuhi putusan Mahkamah Agung Perancis tentang kelayakan pemilih di Kanaki (Kaledonia Baru).

Pengadilan memutuskan bahwa orang-orang yang berhak untuk memilih dalam pemilu provinsi wilayah Kanaki harus terdaftar sejak tahun 1998 atau mengirimkan bukti bahwa mereka tinggal di wilayah itu sejak tahun 1988.

Putusan ini telah membuat pihak-pihak anti-kemerdekaan marah karena mereka sangat menentang interpretasi hukum atas putusan itu yang berakibat sebagian besar nama pemilih harus dikeluarkan dari daftar pemilih. Pihak anti kemerdekaan Kanaki mengatakan keputusan pengadilan seharusnya tidak boleh menolak pertimbangan politik.

“Keputusan pengadilan adalah sesuatu yang mutlak dan tidak dapat merubah interpretasi konstitusi,” kata Manuel Valls seperti di lansir oleh media local Noumea, Rabu (11/3/2015).

Valls mengatakan itu bukan pandangan teknis dari pemerintah atau manuver pemerintah tetapi tindakan normal dari putusan pengadilan di sebuah negara yang memiliki aturan hukum.

“Ttidak ada alasan untuk menyerang pemerintah dan menuduh pemerintah Perancis sedang mencari muka’” tambah Valls. (Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Perancis Akan Patuhi Keputusan Pengadilan Atas Pemilihan di Kanaki