Biro Ekonomi Suku Amungme Lakukan Monitoring Bantuan

share on:
Salah Satu Kios Pemberdayaan Ekonomi dari LPMAK (Jubi/Istimewa)
Salah Satu Kios Pemberdayaan Ekonomi dari LPMAK (Jubi/Istimewa)

Timika, Jubi  – Usaha kios dan ternak babi yang merupakan binaan dari Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK), menuai hasil. Ini terlihat dari kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Biro Ekonomi Suku Amungme di Jalan Baru dan Kampung Wonosari Jaya (SP 4).

Pemilik usaha kios Gibran Cell yang berada di Jalan Baru,  Darmawati Kasamol mengatakan, usaha kios yang digelutinya saat ini dilakukan pada 2008 lalu, dengan modal awal hanya Rp 900 ribu.

Di tahun 2011, pihaknya mendapatkan bantuan dari LPMAK melalui Biro Ekonomi Amungme sebesar Rp 12 juta.

“Dari bantuan tersebut, Puji Tuhan usahanya berjalan dengan lancar sampai saat ini. Karenanya, kami sangat berterimakasih kepada LPMAK yang telah memberikan bantuan. Diharapkan kedepannya, usaha yang digelutinya bisa lebih mandiri dan berkembang,”ujar Darmawati Kasamol, di Timika,  Selasa (17/3).

Sementara itu,  Agustinus Piligai yang menggeluti ternak Babi di SP 4 mengatakan, saat ini dirinya memiliki lima kandang yang ditempati enam ekor babi. Usaha peternakan yang dilakukannya ini, berawal pada tahun 2009 lalu. Pada saat itu modalnya sebesar Rp 30 juta, dan itu didapatkan dari LPMAK.  Dan 2013 lalu, kembali memperoleh bantuan dana dengan jumlah yang sama dengan modal awal. Saat ini usaha yang dikelolanya menjadi lebih besar. Ini terbukti, dengan uang yang sudah masuk ke rekening banknya terus bertambah.

“ Kami bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh LPMAK. Karena bantuan ini, kami bisa memiliki usaha sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Supervisor Biro Amungme, N. Hosea Uamang mengatakan, ini merupakan hari ketiga dalam program monitoring yang dilakukan oleh Biro Ekonomi Amungme ke beberapa kelompok usaha binaan LPMAK. Pada hari ketiga ini, pihaknya mengunjungi dua usaha binaan yang berada di Jalan Baru dan SP 4.

“ Monitoring ini untuk mengetahui, apakah usaha binaan ini berhasil atau tidak. Dari hasil monitoring ini, kami akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” katanya.

Evaluasi yang dimaksudkan adalah, apabila usaha binaan itu berhasil, maka akan memberikan bantuan ditahun ini. Sedangkan bagi yang belum berhasil pihaknya akan tetap memberikan dukungan, sehingga usaha yang dilakukan bisa maksimal.
“ Dengan turun langsung, kami akan mengetahui usaha mana yang berjalan dan tidak. Dari hasil tersebut, tentunya aka nada evaluasi nantinya,” kata Yohanes.

Lanjutnya, apabila ada usaha yang dilakukan oleh binaan LPMAK berjalan dengan bagus dan berhasil. Maka pihaknya akan membentuk Program Ekonomi Mandiri (PEM),  yang bisa mengambil kredit sendiri di Bank. Tentunya setelah ada rekomendasi LPMAK, dalam hal ini biro ekonomi yang menangani usaha-usaha binaan.
“ Dengan dibentuk PEM, maka setelah ada rekomendasi dari kami, kelompok ini bisa langsung mengambil bantuan dananya di Bank sendiri,” jelasnya. (Eveerth Joumilena)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Biro Ekonomi Suku Amungme Lakukan Monitoring Bantuan