Gereja Katolik di Tonga Menentang CEDAW

share on:
Kardinal Mafi - catholicherald.co.uk
Kardinal Mafi – catholicherald.co.uk

Jayapura, Jubi – Gereja Katolik Keuskupan Tonga dan Niue mengatakan mereka tidak mendukung Konvensi tentang Penghapusan segala bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan atau CEDAW.

Hal ini muncul setelah kabinet Tonga mengumumkan akan meratifikasi konvensi dengan kondisi tertentu agar tidak berbenturan dengan undang-undang setempat.

Radio Tonga melaporkan bahwa Kardinal Mafi telah menulis surat yang menyatakan alasan gereja tidak mendukung langkah itu. Kardinal mengatakan CEDAW telah dibahas di Tonga pada tahun 2009 dan tidak disahkan oleh Parlemen.

“ CEDAW menyatakan untuk menghapus segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan, yang sudah cukup jelas dalam undang-undang Tonga dan dilarang di gereja-gereja Kristen,” kata Kardinal Mafi.

Dia mengatakan motto bangsa “Allah dan Tonga adalah warisan saya” adalah fakta bahwa Tonga menempatkan Allah pada posisi yang pertama.

“Karena itu, kita semua harus menjalankan semuanya sesuai rencana Allah, bukan keinginan PBB,” tambah Kardinal Mafi.
Dia mengatakan, gereja tidak menyetujui konvensi karena beberapa klausul di dalamnya bertentangan dengan keyakinan gereja, seperti aborsi dan pernikahan sesama jenis. (Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gereja Katolik di Tonga Menentang CEDAW