Perindakop Himbau Penjual Ikan Tidak Menaikan Harga

share on:

 

Harga ikan dipasaran naik akibat cuaca buruk - Jubi / Engelberth Wally
Harga ikan dipasaran naik akibat cuaca buruk – Jubi / Engelberth Wally

Sentani, Jubi – “Memang beberapa waktu yang lalu cuaca di daerah ini sangat tidak bersahabat, lalu kemudian para nelayan ini menaikan harga penjualan ikan mereka karena faktor cuaca pada saat ini, dan saya pikir ini termasuk normal dan bisa dimaklumi,” kata Judah Ansaka, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Jayapura, di Sentani Selasa (24/3/2015).

Katanya, kenaikan harga ikan di pasar, baik di pasar lama dan pasar baru Sentani hanya temporer karena pengaruh cuaca. Untuk hal tersebut dirinya menghimbau kepada para penjual ikan agar tidak mempertahankan harga yang dinaikan beberapa waktu lalu, sehingga hal ini juga tidak menyulitkan warga masyarakat untuk membeli ikan di pasaran.

Lebih lanjut, Ansaka menegaskan, apabila harga ini tidak di turunkan maka pihaknya akan turun ke pasar untuk mengecek kembali harga ikan yang di pasaran. Hal ini dimaksud agar ada pemerataan harga bagi seluruh pembeli dan penjual ikan di daerah ini, baik ikan laut maupun ikan danau.

Sementara itu, Anto, pedagang ikan di pasar baru Sentani, mengaku kenaikan harga ikan karena faktor cuaca. Tetapi dirinya sudah menjadi penjual ketiga dari sistem jual beli ikan dari laut (bagang/rompong) sampai di darat. Karenanya, dirinya juga tidak mau merugi.

“Satu ekor ikan deho yang lebarnya tiga jari manusia dewasa saat ini diberi harga Rp 10 ribu, yang dulunya 8 ekor hanya Rp 25 ribu,” katanya.

Ditempat yang sama, Ibu Janet, salah satu pembeli membenarkan harga yang disampaikan Anto. Namun  dirinya tetap membeli ikan laut karena dari harga ikan laut dan ikan danau, masih lebih mahal ikan danau. (Engelberth Wally)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Perindakop Himbau Penjual Ikan Tidak Menaikan Harga