PK Komcab Jayapura Tuding Gereja Katolik Tak Peduli Organisasi Kepemudaan

share on:
Daniel Ndiwaen, Plt. Ketua Pemuda Katolik Komcab Jayapura (Kanan) dan Raymond May, wakil ketua Pemuda Katolik Komcab Jayapura, 25/3/2015. Jubi/Arnold Belau
Daniel Ndiwaen, Plt. Ketua Pemuda Katolik Komcab Jayapura (Kanan) dan Raymond May, wakil ketua Pemuda Katolik Komcab Jayapura, 25/3/2015. Jubi/Arnold Belau

Jayapura, Jubi – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (PK Komcab) Jayapura menuding gereja Katolik tidak peduli dengan organisasi kepemudaan Katolik. Hal ini merupakan kesimpulan dari evaluasi jalannya PK Komcab Jayapura pada 23 Maret 2015 di Jayapura.

Dalam rapat itu sudah diputuskan untuk melakukan audiensi dengan Uskup Keuskupan Jayapura, Pastor Dekenat, tokoh-tokoh Katolik dan semua intelektual dari gereja Katolik untuk memperbaiki relasi yang tidak harmonis.

“Selama ini kami dibiarkan begitu saja. Tidak pernah perhatikan kami. Pada hal kami juga adalah ormas yang bagian dari gereja Katolik. Dalam wadah ini sudah lahirkan banyak kader yang kini banyak yang menjadi pemimpin di tanah papua. Keuskupan dan gereja hanya perhatikan Orang Muda Katolik (OMK). Maka tujuan audiensi itu untuk memperbaiki relasi ini,” kata Raymond May, wakil ketua PK Komcab Jayapura kepada Jubi di Padangbulan, Rabu (2 5/3/2015).

Dari audiensi yang akan dilakukan oleh PK Komcab Jayapura ini  untuk memperbaiki kembali hubungan antara gereja dan organisasi kepemudaan Katolik, sehingga nantinya ada kepedulian dari hierarki gereja bahwa PK merupakan ormas yang memiliki basis keanggotaan yang juga beriman Katolik. Kemudian ormas ini nantinya akan melahirkan kader-kader untuk bangsa dan tanah air.

Sementara itu, Daniel Ndiwaen, Pelaksana Tugas (Plt) ketua PK Komcab Jayapura membenarkan informasi minimnya perhatian dari hierarki gereja Katolik terhadap organisasi kepemudaan Katolik. Yang mestinya bisa saling mendukung antara organisasi kepemudaan dan hierarki gereja Katolik.

“Memang benar, bahwa selama ini kami tidak pernah ada perhatian dari pihak gereja yang harusnya menjadi pendukung organisasi kepemudaan Katolik dalam membina, mendidik dan mencetak kader-kader pemuda Katolik yang handal,” kata Ndiwaen.

Maka diharapkan untuk gereja Katolik membukan diri untuk melihat juga orgnaisasi-organisasi kepemudaan pemuda Katolik. Karena dalam gereja Katolik tidak hanya ada OMK tetapi selain itu ada Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), PK (Pemuda Katolik), Muda Mudi Katolik (Mudika) dan lainnya. (Arnold Bealu)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PK Komcab Jayapura Tuding Gereja Katolik Tak Peduli Organisasi Kepemudaan