Oposisi : Bainimarama Seperti Masih Dalam Masa Kediktatoran

share on:
Bendera Fiji - google.com
Bendera Fiji – google.com

Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Fiji, Frank Bainimarama, akhir Februari lalu telah mengumumkan akhir Februari bahwa bendera negara tersebut akan berubah. Dan saat ini kompetisi desain nasional sedang berlangsung.

Namun Partai Sodelpa yang merupakan partai oposisi mengatakan pemerintah bertindak seolah-olah masih berada dalam masa kediktatoran setelah menolak petisi yang diajukan di parlemen yang meminta referendum tentang perubahan bendera negara tersebut.

Perwakilan anggota parlemen yang mengumpulkan 1.500 tanda tangan untuk melakukan referendum, Bill Gavoka, mengatakan meski pemerintah telah menyerukan kompetisi desain bendera nasional, tapi pemerintah juga telah menyatakan warna biru akan menjadi ikon utama bendera Fiji.
“Ini untuk menghindari perubahan referensi warna dalam lagu kebangsaan,” kata Gavoka, seperti dikutip Fiji Sun, Senin (30/3/2015).

Menurut Gavoka, pemerintan memang memberi beberapa perimeter mengenai bagaimana merancang bendera dan mengatakan warna utama bendera nantinya harus tetap biru.
“Ini sangat khas pemerintahan Bainimarama, dia menembak dari bawah. Itulah yang kita dengar, mereka ingin menjaga latar belakang biru,” tambah Gavoka.

Sebelumnya, Bainimarama mengatakan, dengan menghapus gambar Union Jack di sudut kiri atas bendera dan diganti dengan desain yang melambangkan negara pasifik, bukan jajahan Inggris.
PM Bainimarama mengatakan, negaranya ingin menunjukkan pada dunia bahwa negara Kepulauan Fiji merupakan negara bangsa modern dan benar-benar independen. Pihaknya tak lagi ingin membawa “Union Jack” dalam simbol negaranya yang menunjukkan sebuah negara bekas terjajah Inggris.

PM Bainimarama menyarankan, penambahan gambar lain pada bendera yang melambangkan negara kepulauan Pasifik, namun tidak ada kaitannya dengan Fiji modern. Termasuk perisai dengan salib St George dan singa Inggris, bersama gula tebu, pisang, pohon kelapa dan merpati perdamaian. (Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Oposisi : Bainimarama Seperti Masih Dalam Masa Kediktatoran