Gubernur Buka Musrenbang Provinsi Papua 2015

share on:
Pelaksanaan Musrenbang Provinsi Papua 2015 - Jubi/Alex
Pelaksanaan Musrenbang Provinsi Papua 2015 – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua 2015 yang digelar di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Rabu (8/4/2015).

Dalam arahannya dihadapan Bupati dan wali kota se Papua. Gubernur Lukas Enembe mengatakan penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Musrenbang menjadi satu tahapan yang sangat penting yang harus dilakukan bersama seluruh stakeholders pembangunan untuk mengevaluasi dan mendesain formula yang tepat dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Hal itu dilakukan agar tercipta suatu koordinasi yang mengarah pada sinergitas yang kuat antara pemerintah Pusat, provinsi dan kabupaten/kota, khususnya isu-isu strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup rakyat Papua.

“Tahun ini merupakan tahun sinergitas menuju penguatan kemandirian daerah,” ucapnya.

Selain itu, pelaksanaan Musrenbang merupakan langkah strategis yang dilakukan bertepatan dengan dua tahun masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur dan merupakan awal tahun ketiga pelaksanaan RPJMD provinsi Papua tahun 2013-2018 serta merupakan awal tahun pertama pelaksanaan RPJMN 2015-2019.

“Khusus untuk RPJMN, provinsi Papua memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dalam hal ini kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas yang telah mengakomodir usulan model pembangunan Papua yang khas,” katanya.

Ia menilai, dengan pendekatan pembangunan berbasis adat/budaya menjadi sejarah baru, dimana untuk pertama kali pembangunan model Papua diterima dan terakomodir secara utuh dalam RPJMN 2015-2019.

“Agenda ini sangat strategis untuk mengantar kita melangkah melaksanakan agenda-agenda berikutnya, suasana aman, tentram dan nyaman semakin kita rasakan. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya ketaatan masyarakat Papua terhadap hukum, dan menurunnya konflik horisontal serta menurunnya angka kriminalitas,” kata Enembe.

Agenda kedua adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa serta penguatan Otsus. Dimana, profesionalisme dan akuntanbilitas kinerja serta disiplin aparatur menunjukkan peningkatan. Hal ini ditunjukkan oleh opini BPK terhadap LKPD Papua 2012 opini disclaimer.

Ketiga, mewujudkan sumber daya manusia Papua yang sehat, berprestasi dan berahlak mulia, capaian indeks pembangunan manusia (IPM) merupakan indikator penting dalam agenda ini.

“Khusus untuk rata-rata lama sekolah dan angka melek huruf meningkat, namun mengalami perlambatan. Data menunjukkan rata-rata lama sekolah hanya meningkat 0,21 persen,” jelasnya.

Keempat, pengembangan dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal. Penurunan angka kemiskinan dari 31,13 persen pada maret 2014 dan pada september 2014 turun sebesar 2.25 persen.

“Ini jelas mendakan program kita dalam pengentasan kemiskinan sudah berada pada jalur yang benar, dan saya minta kepada bupati/wali kota untuk tetap fokus pada kebijakan-kebijakan pengentasan kemiskinan yang sudah berjalan saat ini,” katanya.

Sedangkan agenda kelima adalah, pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar kawasan dan antar daerah dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan. Dimana anggaran pembangunan di sektor infrastruktur di 2014 dan 2015 mengalami peningkatan yang signitifikan, yakni dari Rp571,4 miliar tahun 2013 menjadi Rp2 triliun tahun 2014. “Artinya mengalami kenaikan 250 persen,” ucapnya.

Menanggapi itu, Enembe katakan dana tersebut telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur transportasi baik darat, udara dan laut serta angkutan sungai, danau serta penyeberangan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota.

“Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan transportasi terus ditingkatkan yang diprioritaskan dalam rangka menerobos konektivitas lintas tengah Papua, guna mendukung pengembangan kawasan-kawasan ekonomi pada lima wilayah pembangunan,” kata Lukas Enembe. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gubernur Buka Musrenbang Provinsi Papua 2015