Masih Ada Murid SD di Biak yang Belum Kenal Huruf

share on:
Ruang kelas kosong, menunjkan tidak ada KBM. Jubi/Boseren
Ruang kelas kosong, menunjkan tidak ada KBM. Jubi/Boseren

Biak, Jubi – Direktur Akademi Teknologi Biak (ATB), Papua, Woinsiri Heppy Nanggaro,ST mengatakan, di Kabupaten Biak Numfor masih ada murid disejumlah sekolah dasar (SD) yang belum mengenal huruf bahkan tidak bisa membaca huruf sama sekali lantaran kurang mendapat didikan di rumah oleh orangtua dan pengajaran di sekolah oleh guru.

“Ini saya temukan ketika lakukan riset tentang pengenalan huruf dan kemampuan membaca anak-anak SD di Distrik Biak Barat, Swandiwe dan Biak Timur. Waktu itu saya tes mereka baca abjad yang saya sudah susun sesuai urutan abjad, setelah mereka baca, saya acak kemudian mereka baca lagi tidak persisi huruf tapi tetap baca ABCDdan seterusnya. Dari situ saya tahu mereka belum mengenal huruf baik,” Nanggaro ketika ditemui Jubi, Rabu (8/4/2015 )

Menurutnya, hal yang perlu dilakukan adalah pemberian pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya didikan orang tua kepada anak rumah dan penempatan guru-guru yang benar-benar mau tinggal di kampung-kampung dan mengajar setiap saat. Agar kegiatan belajar mengajar disekolah-sekolah berjalan baik dan semua anak bisa membaca.

Selain itu kata Nanggaro, harus didukung lagi pendirian PAUD di kampung-kampung sehingga anak-anak di kampung-kampung dikenalkan dengan huruf sejak dini dan diajak membaca agar ketika masuk SD tinggal ditingkatkan lagi.

“Sebenarnya anak-anak di kampung-kampung itu tidak bodoh, IQ mereka bagus karena mengkonsumsi makanan yang bergizi juga, yang kurang mereka kurang mendapat didikan yang bagus dari orang tua di rumah kemudian ditambah dengan guru di sekolah. Dua hal itu kalau sudah bisa dilakukan, saya rasa tidak ada anak-anak di Biak yang tidak tahu baca,” ucap Nanggaro

Jika dibiarkan, mereka akan kesulitan di sekolah lanjutan dan perguruan tinggi. Jadi perlu ada perhatian semua pihak termasuk pemerintah daerah.

Sebelumnya Kepala Kampung Sunyar, Distrik Yendidori, Yesaya Ayer juga mengatakan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar yang ada di kampungnya tidak berjalan baik. Ia berharap ada perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak agar KBM disekolah yang ada di kampungnya itu bisa berjalan baik. (Marten Boseren)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Masih Ada Murid SD di Biak yang Belum Kenal Huruf