Pemda Biak Diminta Hentikan Peredaran Miras

share on:
Kecelakaan lalu lintas karena pengaruh konsumsi minuman keras. Ist
Kecelakaan lalu lintas karena pengaruh konsumsi minuman keras. Ist

Biak, Jubi – Pemkab Biak Numfor, Papua diharapkan mewujudkan keinginan masyarakat Biak soal penghentian peredaran minuman keras (Miras). Hal tersebut disampaikan Ketua Senat Mahasiswa Akademi Teknik Biak (ATB), Fred Mayor lantaran melihat banyaknya dampak negatif yang timbul dari perederan minuman keras di Biak.

Menurutnya peredaran Miras di Biak bila dibiarkan, akan merusak generasi muda dan menambah jumlah aksi tindak kriminal. Dampaknya, tidak akan ada generasi muda yang siap untuk meneruskan pembangunan dan tidak ada kemajuan di Biak.

“Kita sudah tahu Bupati sudah keluarkan SK untuk membatasi jumlah minuman keras yang masuk ke Biak dan menentukan waktu penjualan Miras, tapi menurut kami itu tidak bisa menjamin generasi muda di Biak akan selamat dari bahaya Miras dan aksi tindak kriminal turun. Kami berharap Miras ditiadakan sama sekali,” kata Fred Mayor kepada Jubi, Rabu (8/4/2015 ) di kampus ATB.

Sebelumnya, Ketua Himpunan Pemandu Pariwisata (HPPI) Biak, Papua, Boy Rudolf Ronsumbre mengatakan peredaran Miras harus dihentikan agar Kota Biak bisa aman dan banyak wisatawan yang bisa berkunjung ke Biak, karena kehadiran mereka memberikan kontribusi bagi kemajuan pembangunan di Biak.

Sebelumnya Bupati Biak Numfor, Thomas Alfa Edison Ondy mengatakan dirinya akan menghentikan peredaran minuman keras di Biak secara total bila masyarakat adat di Biak mau merelakan tanah mereka untuk pembangunan sejumlah sarana yang akan memberi pendapatan bagi kas daerah Kabupaten Biak Numfor. (Marten Boseren)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemda Biak Diminta Hentikan Peredaran Miras