PNS Yang Ingin Maju Pilkada Harus Undur Diri

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Jubi/Alex
Gubernur Papua, Lukas Enembe – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bupati dan wali kota serentak 2015 harus mengundurkan diri. Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Dalam undang-undang sudah jelas mengatakatan hal itu, meskipun saat ini masih sementara digugat ke Mahkamah Konstitusi. Untuk itu, jika ingin maju harus betul betul mengundurkan diri dan tinggalkan PNS,” kata Lukas Enembe dihadapan Bupati dan Wali kota yang hadir dalam Musrenbang provinsi 2015, di Jayapura, Papua, Rabu (8/4/2015).

Ia jelaskan, Undang-Undang Aparatur Sipil Negara mengatur kewajiban PNS harus mengundurkan diri jika ikut mencalonkan diri di Pilkada.

“Sementara ini masih ada gugatan di MK, kita ikuti saja perkembangannya. Jadi ini yang terakhir Pilkada tahun ini, siapkan anggaran dengan baik dan lainnya,” ucapnya.

Untuk Papua, ujar Enembe, akan dilaksanakan di 11 kabupaten dan seluruh tahapan akan berlangsung pada Juni 2015. “Kita sudah melakukan rapat kerja dengan para bupati yang akan melaksanakan Pilkada,” katanya.

Menanggapi itu, Enembe berharap 11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak agar dapat melakukannya dengan baik. Pasalnya Pilkada merupakan agenda nasional, untuk itu harus berjalan aman, sukses dan terlaksana dengan baik.

“Jangan sampai ada sengketa sampai ke MK. Cukup satu putaran, mungkin ini lebih bahaya nanti. Karena hanya satu putaran saja, perbedaan satu suara akan menjadi masalah, akan lebih dasyat, komplitnya akan lebih luar biasa,” kata Enembe. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PNS Yang Ingin Maju Pilkada Harus Undur Diri