WWF Bantu Warga Jayapura Kelola Kakao Belanda

share on:

Sentani, Jubi/Antara – Organisasi Lingkungan World Wildlife Foundation (WWF), mengaku telah bekerjasama dengan masyarakat di wilayah Genyem, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, guna pengelolaan Kakao Belanda.

Direktur Of Papua Program Benja Victor Mambai, di Sentani, Rabu (7/4/2015), mengatakan organisasi lingkungan itu bekerjasama dengan masyarakat di wilayah Genyem untuk membantu pengelolahan Cokelat Belanda.

“Jadi, kita coba melihat dengan potensi yang ada di Genyem, kemudian kami buat program untuk membantu masyarakat, dengan adanya pabrik cokelat, kita kembangkan,” katanya.

Benja mengatakan, pihaknya, terus berusaha menjaga kawasan konservasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan itu.

“Kami terus berupaya dan bekerja sama dengan masyarakat setempat guna pengembangan kakao agar tetap berkelanjutan dan tidak berhenti pengelolaannya,” jelasnya.

Organisasi lingkungan yang berlambang Panda ini, menjelaskan Kakao Belanda hingga kini sudah sudah dipasarkan hingga ke luar negeri.

“Kakao Belanda, sekarang kita sudah kirim sampai ke Swiss dan tahun ini (2015) sudah tahap kedua pengirimannya,” katanya.

Benja menjelaskan setiap tahunnya prosentase pengiriman Cokelat Belanda ke luar negeri mencapai satu ton lebih.

Kemudian kata Benja, mereka sudah produksi cokelat untuk merek dagangnya yaitu Karafat dan kualitas sangat tinggi.

“Jadi varietas yang dikembangkan sejak pemerintahan Belanda sampai sekarang lebih dikenal dengan ‘Cokelat Belanda’,” katanya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  WWF Bantu Warga Jayapura Kelola Kakao Belanda