Mahasiswa Jayawijaya Demo Damai Soal Tarif Listrik

share on:
Aksi demo damai mahasiswa Jayawijaya di depan Gedung DPRD Jayawijaya, Kamis (9/4/2015). Jubi/Islami
Aksi demo damai mahasiswa Jayawijaya di depan Gedung DPRD Jayawijaya, Kamis (9/4/2015). Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Publik Jayawijaya, Kamis (9/4/2015) menggelar aksi demo damai di Gedung DPRD Jayawijaya guna mempertanyakan tarif listrik atau pemotongan daya listrik oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Meski aksi demo mahasiswa itu tidak diterima oleh satu pun anggota dewan Jayawijaya, karena ke 30 anggota beserta pimpinan sedang berada di luar Wamena guna mengikuti bimtek, namun para mahasiswa tetap menggelar aksinya.

Kalau memang PLN mengacu kepada Perpres nomor 8 Tahun 2009 tentang tarif daya listrik itu ada dua beban biaya yaitu biaya pemakaian, dan biaya beban dan tidak ada pemotongan tarif daya listrik,” tegas penanggungjawab aksi, Yoris dalam melakukan aksi demo damai di depan Gedung DPRD Jayawijaya.

Pihaknya melihat pelayanan terutama jasa penyedia listrik di Jayawijaya terjadi pemotongan tarif daya listrik itu. Yoris mencontohkan, misalnya Telkomsel itu pada saat beli voucer pulsa dikonter tidak ada permintaan biaya awal dan tidak ada pemotongan-pemotongan.

Tapi kalau kita lihat pelayanan PT. PLN persero di Kota Wamena kami lihat pada saat pembelian voucer listrik di konter, di PLN itu terjadi potongan Rp 3 ribu. Ya, tiga ribu ini harus jelas apakah masuk ke PAD atau masuk ke khas Negara,” katanya.

Yoris bersama masa pendemo meminta agar pemotongan tarif ini harus transpran kepada masyarakat, dan harus dikaji kembali baik peraturan daerah atau pun peraturan standar nasional tentang tarif daya listrik tersebut.

Harapan kami kepada perwakilan pihak legislatif bisa bersama-sama duduk dengan eksekutif dan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat baik akademisi LSM, untuk kaji perda atau pun peraturan standar nasional tentang tarif daya listrik ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Umum Sekwan Jayawijaya, Edison Wetipo mengungkapkan, aspirasi para mahasiswa itu telah diterima dan selanjutnya akan disampaikan kepada DPRD Jayawijaya untuk ditindaklanjuti.

Setelah pulang dari Bimtek baru saya akan sampaikan aspirasi ini kepada DPRD,” tukasnya. (Islami)

Tags:
Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mahasiswa Jayawijaya Demo Damai Soal Tarif Listrik