Produktivitas Tanaman Kakao di Papua Dibawah Angka Nasional

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Dinas Perkebunan Provinsi Papua terus berupaya mendorong peningkatan produktivitas tanaman Kakao, dan tahun ini ditargetkan meningkat dari 800 kilogram menjadi satu ton per hektare.

“Produktivitasnya masih rendah, sekitar 800 kilogram per hektare, itu di bawah angka rata-rata nasional yang bisa mencapai 1 ton sampai 1,2 ton. Target produktivitas harus bisa mencapai minimal satu ton per hektare,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, Jhon Nahamury, di Jayapura, Jumat (10/4/2015).

Upaya ini, ucapnya, diperlukan karena permintaan di pasaran cukup banyak dan produksi kakao secara nasional juga menurun sehingga berimbas pada lesunya industri kakao dalam negeri.

“Dampaknya hampir seluruh pabrik pengolahan kakao kesulitan bahan baku dan terancam gulung tikar dan kita cenderung mengimpor untuk memenuhi kebutuhan produksi, padahal secara kualitas kakao dari Papua nomor satu dan sudah di kenal di seluruh dunia,” katanya.

Karenanya pihaknya telah memulai program yang melibatkan hampir seluruh wilayah perkebunan yang ada di Papua.

“Kita sudah mulai lakukan program peningkatan produksi dan kualitas kakao dengan gerakan massal pengendalian hama penyakit kakao dan pencanangan tiada hari tanpa perawatan dan pemeliharaan kakao, kita lakukan baik kita rehabilitasi, intensifikasi, dan termasuk juga perluasan area tanam,” katanya.

Ia meyakini, dampak dari kebijakan tersebut akan langsung terlihat hasilnya di beberapa Kabupaten tertentu.

“Tahun ini di beberapa daerah yang sudah ada perluasan area tanamnya bisa langsung dilihat angka peningkatannya, seperti di Keerom, Kota Jayapura, dan Kabupaten Nabire,” katanya.

Komitmen Pemerintah pusat agar Indonesia menjadi produsen Kakao nomor satu setelah Ghana dan Pantai Gading, ucapnya, sudah akan terlihat dengan adanya sokongan anggaran terhadap program-program tersebut.

“Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat terhadap program perluasan dan insentifikasi kakao menjadi prioritas, sehingga kami pemerintah Provinsi Papua dan Pemkot serta Pemkab untuk mendukung hal itu melalui kegiatan yang dibiayai APBD. Kita akan sharing anggaran, sesuai dengan kemampuan masing-masing daerah,” kata Jhon. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Produktivitas Tanaman Kakao di Papua Dibawah Angka Nasional