Pokja Keadilan Biak Berharap Validasi Tenaga Honorer K2

share on:

Biak, Jubi/Antara – Kelompok kerja (pokja) keadilan Kabupaten Biak Numfor, Papua, berharap Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan BR) melakukan validasi ulang data tenaga honorer klasifikasi K2 Pemkab Biak sebelum diterbitkan surat keputusan pengangkatan CPNS.

Koordinator pokja keadilan Biak Marthen Mnumumes di Biak, Sabtu (11/4/2015), mengakui, hasil temuan tim pokja keadilan masih banyak ditemukan data honorer K2 Pemkab Biak Numfor yang tidak melalui prosedur.

“Aspirasi pokja keadilan sudah diteruskan melalui direktur pagar nusantara Jakarta kami mendesak Menpan RB meninjau ulang data K2 yang diajukan karena tidak mencerminkan keadilan,” ujar Marthen Mnumumes menanggapi aspirasi tenaga honorer K2 Biak.

Ia menyebutkan, data tenaga honorer lain yang sudah mengabdi belasan tahun di lingkup Pemkab Biak Numfor tidak terakomodir untuk diangkat menjadi CPNS.

Sementara ada data temuan pokja keadilan, menurut koordinator pokja keadilan Marten Mnumumes, pihaknya telah mendapati data honorer K2 yang tidak pernah masuk kerja namun faktanya bisa diajukan untuk diangkat menjadi CPNS.

“Kami nilai kondisi data honorer K2 Kabupaten Biak Numfor perlu penelitian serius karena tidak memberikan rasa keadilan untuk tenaga honorer lain yang benar-benar mengabdi untuk melayani masyarakat tetapi tidak diakomodir,” harap Marthen Mnumumes.

Dengan fakta ini, lanjut Marthen, diharapkan Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dapat meninjau ulang data honorer K2 sehingga tidak menciderai rasa keadilan masyarakat Kabupaten Biak Numfor.

Berdasarkan data sekitar 300-an tenaga honorer K2 yang tidak termasuk dalam data base dari sekitar 1.000 lebih yang sudah diajukan pengangkatan men jadi CPNS. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pokja Keadilan Biak Berharap Validasi Tenaga Honorer K2