Empat Pelajar Ikut UN di Lapas Malabero

share on:

Bengkulu, Jubi/Antara – Empat orang pelajar SMA sederajat di Kota Bengkulu mengikuti ujian nasional (UN) di lembaga pemasyarakatan (lapas) Klas IIA Malabero karena tersangkut masalah hukum.

“Ujian diikuti empat orang pelajar yang berstatus tahanan dan narapidana,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Bengkulu, FA Widyo, di Bengkulu, Senin (13/4/2015).

Ia mengatakan dari empat orang peserta ujian itu, tiga orang berstatus narapidana dan satu orang tahanan.

Para peserta ujian itu yakni NF, MAW, dan RA dari SMA Pembangunan Kota Bengkulu dan seorang lainnya RE dari SMK Swasta Serunting.

Widyo mengatakan selama pelaksanaan ujian yang akan berlangsung hingga 15 April 2015 para pelajar itu tidak diperkenankan menerima kunjungan keluarga.

“Ini kebijakan khusus dari Lapas agar mereka tenang dan fokus mengikuti ujian,” ucapnya.

Sementara itu salah seorang peserta UN di lapas RE mengatakan cukup sulit mengerjakan soal ujian untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Cukup sulit, tapi saya berusaha menyelesaikan 50 soal,” katanya.

Sebelun mengikuti UN, kata RE, ia sudah berlatih mengerjakan soal ujian yang dibawa orangtuanya.

Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 23.084 orang peserta mengikuti ujian nasional di daerah ini dengan rincian sebanyak 15.934 orang SMA/MA dan sebanyak 7.150 orang pelajar SMK.

Pada ujian hari pertama untuk jurusan IPA akan mengerjakan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Kimia, sedangkan jurusan IPS mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi.

Hari kedua atau pada Selasa (14/4) peserta UN akan mengerjakan soal mata pelajaran Matematika dan Biologi untuk jurusan IPA dan mata pelajaran Matematika dan Sosiologi untuk jurusan IPS.

Sedangkan pada hari terakhir mengerjakan soal mata pelajaran Bahasa Inggris dan Fisika untuk jurusan IPA dan mata pelajaran Bahasa Inggris dan Ekonomi untuk jurusan IPS. (*)

Tags:
Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Empat Pelajar Ikut UN di Lapas Malabero