Max Mahuse, Setahun Meraup Untung Rp 700 Juta dari Batu Bata

share on:
batu bata
Usaha batu bata milik salah seorang pengusaha dari Muting, Max Mahuze. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Selain menjalankan usaha menanam ribuan pohon karet yang sudah mulai disadap getahnya sekaligus diproduksi, salah seorang petani asli Marind, Max Mahuze, juga membuka usaha lain, pencetakan batu bata. Usaha tersebut sudah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.

Kepada Jubi di rumahnya di Kampung Muting, Sabtu (11/4/2015), Max mengatakan dalam sehari, dengan mesin yang dimilikinya, dirinya bisa memproduksi sekitar tujuh ribu batu bata. Dari produksi itu, hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Distrik Muting, Elikobel, serta Ulilin. Permintaan di kota, hanya beberapa orang saja.

“Terus terang, permintaan setiap hari sangat banyak. Kami tidak bisa mencetak banyak meski menggunakan mesin. Fokus perhatian saya adalah memenuhi kebutuhan masyarakat di Muting dan sekitarnya,” katanya.

Dijelaskan, bahan yang digunakan untuk mencetak batu bata adalah tanah liat dengan memperhatikan kualitasnya saat hendak diambil. Tidak sembarangan tanah bisa digunakan. Batu bata diproduksi setiap hari.

Terkait omzet, Max mengaku dalam setahun bisa mendapat keuntungan bersih sekitar Rp 700 juta.

“Saya sedikit paham bagaimana membuat batu bata. Beberapa tahun lalu mendatangkan peralatan dan mulai mencetak batu bata,” katanya.

Max mengajak semua orang terutama putra asli Marind agar memanfaatkan potensi alam yang ada untuk berbagai kegiatan pertanian. Jika ada niat dan kerja keras, sudah pasti ada jalan yang didapatkan di kemudian hari.

Sekretaris Kampung Muting, Yohanes Kondomo, mengakui jika salah satu orang Marind yang telah berhasil adalah Max Mahuze. Selain usaha batu bata, Max memiliki ribuan pohon karet yang sudah mulai menghasilkan. Tidak mengherankan jika pendapatan yang didapatkan setiap tahun sudah pasti mencapai miliaran rupiah. (Frans L Kobun)

 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Max Mahuse, Setahun Meraup Untung Rp 700 Juta dari Batu Bata