Sedikitnya 60 Balon Bupati di Papua Minta Dukungan Gerindra

share on:
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni - Jubi/Arjuna
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Sedikitnya sudah 60 orang bakal calon (balon) bupati dari berbagai kabupaten di Papua mendaftarkan diri dan memaparkan visi misi mereka kepada Panelis DPD Gerindra Papua. Tujuannya mendapat dukungan partai berlambang kepala Garuda emas itu pada Pilkada mendatang.

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni mengatakan, partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu menjadi incaran para balon bupati dari berbagai wilayah di Indonesia, khususnya Papua karena hingga kini partai yang berdiri pada 2008 lalu tersebut tetap solid. Tak ada perpecahan.

“Gerindra tetap solid. Tak ada kubu – kubuan. Tak ada perpecahan. Garis komando tetap satu. Hari ini (Kamis,16/4/2015), ada 18 bakal calon bupati dari beberapa kabupaten yang memaparkan visi misi mereka di Posko Pemenangan Gerindra Papua. Ini pemaparan visi misi tahap ketika. Sudah ada kurang lebih 60 orang bakal calon bupati yang mendaftar ke kami,” kata Yanni kepada Jubi, Kamis (16/4/2015).

Menurutnya, para balon bupati yang memaparkan visi misi mereka tahap ketika antar lain dari Boven Digoel, Nabire, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, dan Waropen. Katanya, tak hanya bakal calon bupati baru yang ingin menggunakan Gerindra sebagai kendaraan politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang, namun juga beberapa bakal calon incumbent yang meminati Partai Gerindra. Misalnya saja Isais Douw yang kini masih menjabat Bupati Nabire, Romanus Mbaraka dari Merauke, Yusuf Wally, Bupati Keerom, dan Yesaya Buinei dari Waropen.

“Tujuan pemaparan visi misi, untuk menjaring sosok pemimpin yang benar – benar peduli pembangunan dan masyarakat, demi terwujudnya kesejahteraan warganya. Kami tak mau salah pilih. Gerindra kini menjadi partai besar dan terdepan, sehingga kami punya tanggungjawab mengusung calon terbaik,” ucapnya.

Dikatakan, Gerindra tak ingin pembangunan di daerah terbengkalai, lantaran kandidat yang diusung tak bekerja maksimal ketika terpilih. Calon kepala daerah yang akan diusung Gerindra harus berjuang demi rakyat, dan membangun daerahnya.

“Hasil penilaian panelis akan disandingkan dengan survei yang dilakukan tim di lapangan, dan didiskusikan bersama. Kesimpulannya, akan jadi acuan mengeluarkan rekomendasi kepada salah satu pasangan calon. Kami juga akan melihat track record kandidat yang bersih, punya ketokohan, dan mampu merangkul semua elemen, serta berpeluang besar menang,” katanya. (Arjuna Pademme)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sedikitnya 60 Balon Bupati di Papua Minta Dukungan Gerindra