Atapupu Layak Jadi Pelabuhan Ekspor Impor

share on:

Kupang, Jubi/Antara – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nusa Tenggara Timur, Abraham Paul Lyanto, mengatakan pelabuhan laut Atapupu di Kabupaten Belu, wilayah yang berbatasan dengan negara Timor Leste layak ditingkatkan menjadi pelabuhan ekspor impor.

“Atapupu ini sangat mungkin dikembangkan menjadi pelabuhan ekspor impor dan itu akan sangat mendukung pertumbuhan ekonomi NTT, terutama di perbatasan,” kata Abraham Paul Lyanto, di Kupang, Jumat (17/4/2015).

Abraham Paul Lyanto yang juga anggota DPD RI ini mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan seputar keinginan Pemerintah Nusa Tenggara Timur untuk memperjuangkan meningkatkan pelabuhan Atapupu menjadi pelabuhan ekspor impor.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, bermimpi suatu saat pelabuhan Atapupu menjadi pelabuhan ekspor impor untuk negara setengah Pulau Timor, Timor Leste.

Abraham Paul Lyanto mengatakan Kadin NTT siap mendukung dan bersama Gubernur NTT untuk memperjuangkan peningkatan pelabuhan Atapupu menjadi pelabuhan ekspor impor.

Apalagi, Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, saat ini berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus pada wilayah yang berbatasan dengan negara luar.

Perhatian itu, kata dia, tentu termasuk di dalamnya sarana dan prasarana pelabuhan, yang secara otomatis akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang berbatasan darat dengan negara baru Timor Leste itu.

Menurut dia, jika Atapupu sudah menjadi pelabuhan ekspor impor, maka pemerintah pusat tinggal mengatur regulasi agar semua barang dari luar NTT yang akan dikirim ke Timor Leste, harus melalui Pelabuhan Atapupu.

Barang-barang yang dikirim itu pun harus melalui agen-agen yang ada di NTT, katanya.

Tujuannya agar para pengusaha dan masyarakat NTT bisa memperoleh manfaat secara ekonomi dari keberadaan pelabuhan Atapupu.

“Selama ini para pengusaha dari Pulau Jawa mengirim langsung barang kebutuhan pokok ke Timor Leste, sehingga para pengusaha dan masyarakat di NTT hanya menjadi penonton. Tidak ada manfaat ekonomi untuk daerah,” katanya.

Karena itu, sebagai Kadin maupun anggota DPD akan ikut membantu pemerintah dalam upaya menjadikan Atapupu sebagai pelabuhan ekspor impor, katanya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Atapupu Layak Jadi Pelabuhan Ekspor Impor