Pemprov Papua Optimis Masalah Pendanaan Tak Ganggu Pilkada Serentak

share on:
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen - Jubi/Alex
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua optimis masalah pendanaan tidak mengganggu pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 11 kabupaten paling timur Indonesia ini.

“Masalah anggaran nanti kita dorong kepada pihak kabupaten. Memang ada beberapa kabupaten yang belum menganggarkan pembiayaannya, tapi lagi-lagi kami optimis dan akan menghimpun semua persoalan untuk bisa diselesaikan sebelum batas waktu yang ditentukan,” kata Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen, di Jayapura, Minggu (19/4/2015).

Agar semuanya berjalan baik, ujar Dosinaen, sepulang dari Cina, Gubernur akan kembali memanggil para kepala daerah dan KPU 11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak, untuk duduk bersama guna menyelesaikan masalah itu. Pasalnya jadwal penyusunan anggaran ditutup pda 30 April 2015 mendatang.

“Memang kondisi daerah kita berbeda dengan daerah lain tapi itulah Papua. Makanya kita kaji bersama untuk lihat kondisi dilapangan dan tentunya dengan KPU dan Pemda 11 kabupaten yang Pilkada itu kita akan bicara lagi supaya Pilkada bisa berlangsung,” ucapnya.

Secara terpisah. Anggota Komisi Pemilihan Umum Papua, Izak Hikoyabi mengatakan pihaknya secara resmi telah merilis jadwal tahapan penyusunan anggaran tentang penyelenggaraan Pilkada 11 kabupaten secara serentak, yang dimulai sejak 18 – 30 April 2015.

Dimana jadwal tersebut tertuang dalam Peraturan KPU No. 2 Tahun 2015 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati serta Wali kota/Wakil Wali kota.

“Artinya, baik KPU dan Pemda di 11 kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada, sudah harus segera menyelesaikan penyusunan anggaran paling lambat 30 April,” kata Hikoyabi.

Dia tegaskan, KPU Pusat tidak akan mentolerir adanya keterlambatan karena pada Mei 2015 mendatang, tahapan Pilkada serentak telah masuk pada jadwal perekrutan badan penyelenggaraan oleh KPU.

“Tidak ada alasan anggaran belum ada. Karena jadwal sudah keluar maka kita harus berpegang pada aturan yang ada,” katanya dengan tegas.

Ia mengaku, dari 11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak baru satu kabupaten yang melakukan rasionalisasi anggaran serta penandatangan MoU, yakni Merauke. Dimana daerah tersebut mendapat hibah Rp35,9 miliar.

“Hal demikian menimbulkan satu pertanyaan besar, apakah Papua siap untuk melaksanakan Pilkada serentak pada Desember nanti,” ucapnya. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemprov Papua Optimis Masalah Pendanaan Tak Ganggu Pilkada Serentak