Sriwijaya Air Tambah Penerbangan ke Indonesia Timur

share on:

Makassar, Jubi/Antara – Sriwijaya Air akan menambah jadwal penerbangan Makassar – Sorong PP dari dua menjadi tiga kali sehari yakni Senin, Rabu, dan Jumat terhitung mulai 24 April 2015.

“Adapun jadwal penerbangannya adalah pesawat berangkat dari Makassar pukul 09.35 WITA dan tiba di Sorong 12.50 WIT. Untuk rute sebaliknya, pesawat berangkat dari Sorong pukul 14.00 WIT dan tiba di Makassar pukul 15.15 WITA,” kata Senior Manager Corporate Communications PT Sriwijaya Air, Agus Soedjono, dalam pers rilis di Makassar, Selasa (21/4/2015).

Pada rute lain, mulai 26 April 2015 penerbangan Sriwijaya Air Makassar – Merauke PP juga akan ditambah dari tiga kali menjadi empat kali dalam seminggu. Dengan demikian penerbangan rute ini akan dilayani pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

“Adapun jadwal penerbangannya adalah pesawat berangkat dari Makassar pukul 04.00 WITA dan tiba di Merauke 08.30 WIT. Untuk rute sebaliknya, pesawat berangkat dari Merauke pukul 09.30 WIT dan tiba di Makassar pukul 12.00 WITA,” katanya.

Agus Soedjono menjelaskan bahwa adanya penambahan jadwal tersebut merupakan respon dari Sriwijaya Air dalam menjawab animo masyarakat yang terus meningkat.

“Sejak dibuka pada beberapa tahun lalu, jumlah pelanggan Sriwijaya Air di dua rute penerbangan tersebut terus meningkat. Terlebih ketika Sorong kini telah menjadi gerbang utama menuju surganya para wisatawan yaitu Raja Ampat,” ucap Agus.

Dia mengatakan Merauke merupakan titik terakhir wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan memiliki nilai sejarah perjuangan berdirinya Indonesia sehingga terkadang membuat banyak orang ingin mengunjunginya.

Penerbangan rute Makassar – Sorong PP dan Makassar – Merauke PP ini akan dilayani dengan menggunakan pesawat Boeing 737-500 dan Boeing 737-300.

Untuk Boeing 737-500, jumlah seat yang disediakan yakni 120 seat dengan pilihan 8 kursi kelas executive dan 112 kursi kelas ekonomi. Sedangkan Boeing 737-300 memiliki kapasitas 148 seat kelas ekonomi.

“Wilayah timur Indonesia saat ini tengah menjadi primadona yang terkenal dengan berbagai kekayaan alamnya. Selain mendominasi proyek migas, wisata alam dan kuliner, keberadaan situs-situs peninggalan sejarah pun menjadi daya tarik yang dimiliki beberapa wilayah yang ada di timur Indonesia ini,” katanya. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sriwijaya Air Tambah Penerbangan ke Indonesia Timur