Tiga Batu Alam Dicuri di Kali Bom

share on:

Sentani, Jubi – Demam batu akik dewasa ini terus digandrungi oleh semua kalangan masyarakat. Hari – hari bahan pembicaraan adalah mata cincin yang terbuat dari sebuah bongkahan batu. Ada banyak sebutan batu yang biasa di gunakan untuk mata cincin yang dipasangakan dalam satu jari, batu siklop, batu bacaan, batu besi, batu marmer, ada juga batu karmelian.

Dua bulan lalu tiga buah batu besar yang disebut batu karmelian di bawah dari kali bom Kabupaten Keerom ke Kabupaten Jayapura tepatnya di salah satu pengusaha mebel di hawai Sentani.
“ Tiga buah batu ini di bawa dari kali bom oleh salah satu staf pada PT Agung Mulia yang sedang membuka usaha batu pecah di kali tersebut, ketiga batu ini lalu di angkut menggunakan truck lalu di bawah ke Sentani tanpa memberi tahu kepada kami selaku pemilik hak ulayat di kali bom,” kata Harun Wouw kepada Jubi di Sentani, Rabu (22/4/2015).

Lanjutnya, kejadian ini telah di laporkan kepada pihak berwajib dan akan segera di proses. Menurutnya ini sebuah tindakan kejahatan dengan membawa hasi sumber daya alam keluar dari daerah asalnya. Harun juga mengancam apabila dalam waktu yang ditentukan tidak ada jawaban kejelasan dari sang pelaku. maka Harun akan datang dengan kekuatan tenaga seluruh masyarakatnya untuk mengambil kembali dengan paksa.

Di tempat terpisah Irwan yang adalah pelaku yang membawa tiga batu tersebut melalui telepon genggamnya mengatakan kalau batu tersebut di dapat melalui alat berat eksavator yang yang beroperasi di kali tersebut untuk mengangkut batu dari dasar kali untuk menjadi bahan batu pecah (ciping). “Karena batu – batu yang di angkut cukup besar dan sudah tentu susah untuk di pecahkan maka batu tersebut di bawah ke Sentani dengan alasan untuk dipecahkan dengan menggunakan alat manual,” jelas Irwan yang mengaku tiga batu tersebut ada hubungannya dengan demam batu akik saat ini.

Sementara itu, Karel Maunda sebagai Tokoh Pemuda dan Masyarakat Adat Kabupaten Keerom menyesalkan tindakan ini. Oleh sebab itu dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Keerom agar tidak mudah dibohongi oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab dengan dalih apapun. “Karena mereka membawa keluar semua hasil Sumber Daya Alam milik masyarakat Keerom,” tandasnya. (Engelberth Wally)

Editor : Dominggus Mampioper
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tiga Batu Alam Dicuri di Kali Bom