239 Mahasiswa PGSD Sorsel, Kelas Jauh Atma Jaya Resmi Sarjana

share on:
Wisudawan  PGSD Universitas Atma Jaya dan Pemda sorsel - jubi ,nees
Wisudawan PGSD Universitas Atma Jaya dan Pemda sorsel – jubi ,nees

 

Teminabuan, Jubi – 239 mahasiswa program studi FKPI PGSD kelas jauh Universitas Atma Jaya  yang selama ini menempuh pendidikan perkuliahan di Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat, Resmi menyangdang gelar sarjana setelah diwisuda pada 25 April 2015 lalu. 

Ke-239 mahasiswa Sorong Selatan yang kesemuanya merupakan guru SD mengikuti acara Wisuda di Jakarta Covention Center (JCC) yang di gelar Universitas Atma Jaya Jakarta Sabtu (25/4/2015)  lalu, merupakan program kerja sama antara Pemda Sorsel dan Atma Jaya sejak 2010 lalu .

Mahasiswa kelas jauh ini diwisuda setelah menempuh pendidikan selama 2 tahun di Teminabuan, kemudian melengkapi skripsi sesuai prosedural pendidikan dan tatib yang ditetapkan bersama Universitas Atma Jaya dan Pemda Sorsel.

Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Pendidikan Dan Bahasa (FPB) universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, merupakan salah satu syarat yang diberikan Pemkab Sorsel bagi mahasiswa yang kebanyakan adalah Guru SD baik kontrak maupun PNS ini, guna memenuhi persyaratan sertifikasi guru dan syarat sebagai tenaga pendidik yang berkualifikasi sarjana Strata Satu (S1).

Rektor Iniversitas Atma Jaya Prof. Dr. Ir. MM Lannya Pandjaitan,MT. mengatakan penyelenggaraan PJJ didasarkan atas izin yang diberikan kepada penugasan sesuai  amanat putusan menteri pendidikan nasional No 144/ E/O/2011/ dimana unika Atma Jaya karena Atma Jaya adalah salah satu Universitas yang dipercaya melaksanakan PJJ ini dari 23 Perguruan Tinggi.

“Kami mengemban tugas sesuai peraturan menteri sehingga untuk meningkatkan SDM di daerah ya dengan cara seperti ini,” katanya.

Lanjut Lanny pihaknya sangat menghargai dan berapresiasi serta terharu atas komitmen Bupati Sorong Selatan, Otto Ihalauw dalam menudukung program ini.

Bupati Otto Ihalauw dalam sambutannya menegaskan MOU atau kerjasama yang terjalin antara Pemda sorsel dan Atma jaya, mampu Mencapai mencapai target yakni wisuda 239 Mahasiswa PJJ S1 PGSD dari Sorong Selatan .

Hal ini di Maksudkan Iahlauw karena  guru menjadi perhatian dan penanganan khusus pembangunan sumberdaya manusia   sesuai dengan Visi dan Misi Kab Sor Sel disamping kwantitas juga memenuhi Kuota guru yang setiap tahunnya mengalami kekurangan akibat Banyak yang memasuki masa Purna “ Kami serius Membangun pendidikan Terutama Perhatian bagi perbaikan nasib guru , mereka adalah ujung tombak kesuksesan sebuah Daerah “ katanya .

Tiga hal penting yang dapat membawa perubahan yaitu kesempatan, metodologi, dan dosen atau guru yang tepat, bupati juga menjelaskan intinya tidak ada yang tidak mampu didunia ini jika ketiga hal tersebut diberikan akan tercapai apa yang diinginkan. (Nees Makuba)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  239 Mahasiswa PGSD Sorsel, Kelas Jauh Atma Jaya Resmi Sarjana