Lebih 150 Orang Cedera Dalam Protes Guru Di Brazil

share on:

Rio de Janeiro, Jubi/Antara/Xinhua – Lebih dari 150 orang cedera pada Rabu (29/4/2015), dalam bentrokan antara guru yang melancarkan protes dan polisi di Brazil Selatan.

Pertumpahan darah di Curitiba, Negara Bagian Parana, menandai hari kedua berturut-turut bentrokan sejak guru di negara bagian itu mulai berkemah di luar gedung Majelis Negara sejak Senin (27/4/2015).

Protes itu bertujuan menentang rancangan peraturan yang membuat perubahan di Parana Previdencia, sistem pensiun pekerja pemerintah di negara bagian tersebut.

Saat anggota Majelis Negara melakukan pemungutan suara bagi rancangan tersebut, polisi dan pemrotes baku-hantam di luar.

Guru yang memprotes menggunakan tongkat dan batu untuk melawan polisi, yang menggunakan bom kejut, peluru karet, anjing, semprotan lada dan gas air mata terhadap guru. Selain itu, polisi melemparkan bom kejut dari helikopter.

Selain pemrotes, dua anggota media massa juga cedera, kata harian O Estado de Sao Paulo. Satu orang dilaporkan tertembak peluru karet dan satu lagi digigit oleh anjing polisi.

Pemrotes menyatakan perubahan pada Parana Previdencia akan merusak pekerja dan pada waktunya akan membuat sistem tersebut tak bisa bertahan lama.

Pemerintah negara bagian membantah itu, dan mengatakan perubahan tersebut akan menghemat uang bagi pemerintah dan akan memelihara keseimbangan sistem. (*)

Editor :
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lebih 150 Orang Cedera Dalam Protes Guru Di Brazil