Oknum Polisi Rp 12, 9 Miliar Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

share on:
Ilustrasi - http://kriminalitas.com
Ilustrasi – http://kriminalitas.com

Jayapura, Jubi – Oknum anggota Polda Papua berpangkat Brigadir Satu (Briptu), berinisial E yang kini ditetapkan tersangka penipuan, investasi bodong dan mengorbankan sedikitnya 78 orang dengan laporan kerugian Rp 12,9 miliar, terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin mengatakan, setelah ditangkap Polres Tasikmalaya, Jawa Barat pada 23 April lalu, tersangka kini ditahan di Polda Papua guna pemeriksaan lanjutan.

“Tersangka dijemput tim Reserese dan Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Papua ke Tasikmalaya. Tersangka tiba di Polada Papua pada 30 April lalu. Dia langsung ditahan. Jika terbukti bersalah, tak hanya dipecat dari kesatuan, namun dia juga terancam pasal 378 KUHP tentang tindak pidana pencucian uang dan penipuan, hukumannya 15 tahun penjara,” kata Patrige via teleponnya kepada Jubi, Jumat (1/5/2015).

Menurutnya, Polres Tasikmalaya yang bekerjasama dengan Polda Papua menangkap pelaku ketika ia menganiaya istrinya. Setelah diintrogasi, penyidik Polres Tasikmalaya mengetahui jika E adalah DPO Polda Papua dalam kasus investasi bodong.

“Saat itu Polres Tasikmalaya berkoordinasi dengan Polda Papua untuk tindaklanjut. Kini tersangka masih ditahan dan akan diperiksa lebih lanjut guna melengkapi berkas administrasi,” ucapnya.

Sementara Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Kriminal Umum Polda Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi, Markus Bisinglasi mengatakan, barang bukti uang belum sempat disita penyidik. Hingga kini sudah ada 78 korban yang melapor. Uang tunai yang dibawa kabur tersangka senilai Rp 5 miliar.

“Barang bukti lainnya akan terungkap setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebagian dari 78 saksi korban sudah dimintai keterangan. Asset pelaku juga sedang diinventarisir. Asset berupa bangunan, motor, bangunan ruko, serta mobil ada dibeberapa wilayah berbeda yakni Makassar, Jayapura, Tasikmalaya, dan Jawa Timur,” kata AKBP Markus. (Arjuna Pademme)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Oknum Polisi Rp 12, 9 Miliar Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara